Breaking News:

Politik Nasional

Tidak Diundang di Acara Puan Maharani, Ganjar Pranowo Diduetkan Sandiaga Uno oleh Jokowi Mania

Relawan Jokowi Mania justru menduetkan Ganjar Pranowo dengan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno sebagai capres-cawapres 2024

Editor: Dwi Sudarlan
KOMPAS.com/istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

 Relawan Jokowi Mania (JoMan) mengungkapkan ketiga syarat itu dimiliki Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno.

"Kenapa harus nasionalis karena sejarah pemilu dari Indonesia merdeka hingga hari ini, pemenang pemilu selalu figur nasionalis. Terakhir misal Jokowi. Kedua, cawapres harus religius sebagai penyeimbang," katanya.

Apalagi kata Noel, suara pemilih pemula pada Pilpres 2024 meningkat tajam.

Suara kaum milenial ini hanya akan memilih capres dan Cawapres yang mewakili atau representasi mereka.

Karena itu kata Noel, duet Ganjar dan Sandiaga memiliki peluang terbesar untuk maju dan memenangi kompetisi 2024.

Meskipun demikian kata Noel keputusan keduanya maju dalam Pilpres 2024 sangat bergantung pada partai politik masing-masing.

Kata Noel, apabila elektabilitas kedua tokoh tersebut tinggi, maka kemungkinan besar akan dicalonkan pada Pilpres mendatang.

"Duet maut nasionalis religius. Ini pilihan terbaik buat rakyat. Saya yakin pemilu 2024 tidak akan terlalu keras, tidak membelah sekali seperti 2014 dan 2019," pungkasnya.

Baca juga: Saatnya Cek Arah Kiblat, Kamis 27 Mei 2021 Matahari Tepat Berada di Atas Kabah

Baca juga: Ayat-ayat dalam Surah Al Quran yang Bisa Diamalkan Sebagai Doa Cepat Jodoh untuk Pria dan Wanita

Sebelumnnya, Secara blak-blakan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto menilai Ganjar Pranowo terlalu berambisi maju nyapres.

Bambang yang juga sekaligus Ketua DPD PDIP Jateng ini mengatakan semua kepala daerah di Jateng dari PDIP diundang, kecuali Gubernur dalam acara tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved