Berita Kalsel

Pria Ini Nekat Potong Kelaminnya Pakai Cutter, Dimasukkan ke Toples Lalu Ditunjukkan ke Istri

Dia nekat memotong alat kelaminnya menggunakan cutter, lalu potongannya dimasukkan ke toples kemudian ditunjukkan kepada sang istri

Editor: Dwi Sudarlan
Banjarmasin Post/Polres Batola
RK, warga Batola Kalsel yang nekat memotong alat kelaminnya, menjalani perawatan di RSUD Abdul Aziz Marabahan Batola. 

TRIBUNKALTENG.COM, BATOLA - Aksi nekat dilakukan seorang pria di Batola, Kalimantan Selatan (Kalsel). Dia nekat memotong alat kelaminnya menggunakan cutter, lalu potongannya dimasukkan ke toples kemudian ditunjukkan kepada sang istri.

Mengapa dia melakukan aksi nekat itu? Pria berinisial KR (29), warga Desa Karya Baru, Kecamatan Barambai, Batola itu mengaku melakukan aksi memotong kemaluan hingga putus setelah mendapat bisikan gaib saat tidur.

Untung saja, meski banyak mengeluarkan darah, KR tidak meninggal.

Dia harus menjalani perawatan di RSUD Abdul Aziz Marabahan, Batola. 

Baca juga: Dampak Covid-19, Maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Rumahkan Karyawan dan Pensiun Dini

Baca juga: Dirawat di Rumah Sakit, Hotman Paris Mendadak Posting Soal Kematian di Akun IG, Apa yang Terjadi?

Baca juga: Sri Alami Luka Bakar dan Luka di Kepala Akibat Bacokan dan Siraman Air Panas Anak Kandungnya

Peristiwa itu terjadi kemarin, Senin (24/5/2021) sekitar pukul 17.00 Wita di rumahnya.

Diungkapkan M, sang isteri, sepulang dari pernikahan adiknya ia dipanggil RK ke dapur untuk melihat sesuatu.

"Sini dulu, lihat aku," ucap M menirukan ajakan suaminya.

Saat mengajak sang istri, RK terus menutup bagian kemaluannya.

Penasaran, M mengikuti ajakan RK.

"Lihat ini, kemaluanku sudah aku potong dan aku masukkan ke dalam toples," ucap KR sesampai di dapur.

M pun panik dan menanyakan kenapa suaminya nekad melakukan tindakan itu. .

KR pun mengaku ada bisikan yang membujuknya untuk melakukan aksi ersebut.

M langsung menyampaikan kejadian tersebut kepada mertuanya yang tinggal bertetangga.

KR pun dilarikan ke RSUD Abdul Aziz untuk penanganan lebih lanjut.

Disampaikan Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kapolsek Barambai, Ipda Janner Sihite, kejadian ini berawal ketika kondisi rumah KR sepi.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved