Politik Nasional

Ganjar Pranowo yang Tidak Diundang di Acara Puan Maharani Tak Punya Utang, Kekayaan Rp 10,5 Miliar

Kekayaan Ganjar Pranowo yang tidak diundang di acara Puan Maharani mencapai Rp 10,5 miliar dan tidak punya utang

Editor: Dwi Sudarlan
KOMPAS.com/istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kekayaan Ganjar Pranowo yang tidak diundang di acara Puan Maharani mencapai Rp 10,5 miliar dan tidak punya utang.

Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng atau Jawa Tengah adalah kader PDI Perjuangan yang dianggap kebabalasan terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dia menjadi menjadi sorotan publik setelah tidak diundangacara pengarahan partai di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng di Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Pada acara itu, ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memberikan pengarahan kepada seluruh kader PDIP di lembaga eksekutif dan legislatif yang berasal dari Jateng.

Baca juga: Tagar Puan Trending di Twitter, Ada Apa dengan Puan Maharani? Terkait Ganjar Pranowo?

Baca juga: Trio Anies, Prabowo, Ganjar Masih Tetap Terkuat Sebagai Capres Versi Survei

Baca juga: Fakta-fakta Spesial Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Super Blood Moon Terakhir Terjadi pada 2003

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto mengatakan Ganjar tidak diundang karena dianggap sudah kelewatan soal Pilpres 2024. 

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan atau kebablasan). Yen kowe pinter, ojo keminter (kalau kamu pintar, jangan merasa jadi orang pintar,-Red)," kata Bambang Wuryanto, dalam pernyataan tertulis yang diterima Tribun, Minggu (23/5/2021).

Pria yang akrab Bambang Pacul ini menyebut dengan terang-terangan bahwa Ganjar terlalu berambisi maju nyapres sehingga meninggalkan norma kepartaian.

Bambang melanjutkan, PDIP Jateng sebenarnya sudah lama memberikan sinyal jika sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik.

Di satu sisi, belum ada instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Di sisi lain, itu tidak baik bagi keharmonisan partai yang wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum.

"Wis tak kode sik. Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos (sudah saya kasih kode, tapi malah tambah kebablasan). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' tegasnya.

Ganjar pun buka suara soal ketidakhadirannya di acara PDIP. 

Ia membenarkan dirinya tidak diundang oleh PDIP. 

"Saya tidak diundang (acara PDI P)," kata Ganjar lewat pesan singkat, seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (23/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved