Breaking News:

Berita Kalteng

BPS Kalteng Beberkan Angka Pengangguran Terbuka Alami Penurunan 0,33 Persen

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Tengah pada Februari 2021 sebesar 4,25 persen, mengalami penurunan 0,33 persen dibanding Agustus 2020

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, berikan paparan soal ketenagakerjaan di Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Tengah pada Februari 2021 sebesar 4,25 persen, mengalami penurunan 0,33 persen dibanding Agustus 2020 lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Eko Marsoro, Senin (17/5/2021) mengungkapkan,  penduduk yang bekerja sebanyak 1.353,63 ribu orang, bertambah 35,49 ribu orang dibanding Agustus 2020.

"Angkatan kerja pada Februari 2021 sebanyak 1.413,78 ribu orang, bertambah 32,34 ribu orang dibandingkan pada Agustus 2020," ujarnya.

Lebih jauh, Eko mengungkapkan, tingkat partisipasi angkatan kerja juga meningkat.

Baca juga: Polda Kalteng Prioritaskan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Pendisplinan Protokol Kesehatan

Baca juga: Gubernur Kalteng Minta Perketat Penjagaan Arus Balik Tiga Bandara di Kalteng, Penumpang Wajib Swab

Baca juga: Sehari Empat Pasien Covid-19 Kalteng Meninggal, Kadiskes Minta Kabupaten Kota Optimalkan Tracing

"Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat menjadi 69,44 persen, bertambah 1,04 persen poin dibanding Agustus 2020," paparnya.

Menurut dia, lapangan pekerjaan utama dengan peningkatan persentase pekerja terbesar kategori Perdagangan Besar dan Eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor yang bertambah 1,39 persen.

Sedangkan penurunan terbesar adalah pada kategori Pertanian yang berkurang 3,48 persen poin.

Sebanyak 769,18 ribu orang (56,82 persen) penduduk bekerja pada kegiatan informal, naik sebesar 1,03 persen poin dibanding Agustus 2020.

"Persentase pekerja setengah penganggur berkurang 1,85 persen poin, sedangkan pekerja paruh waktu bertambah sebesar 0,29 persen dibandingkan Agustus 2020," ujarnya.

Dia menjelaskan, terdapat 109,31 ribu orang (5,4 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19.

Penduduk yang terdampak Covid-19 terdiri dari Pengangguran karena Covid-19 (1,43 ribu orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (3,99 ribu orang).

"Sementara Tidak Bekerja karena Covid-19 sebanyak 11,9 ribu orang dan pengurangan Jam kerja karena Covid-19 sebanyak 92,58 ribu orang," rincinya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved