Idul Fitri 1442 H

Sejarah Idul Fitri di Masa Nabi Muhammad SAW, Rasulullah Merayakan Lebaran Dalam Kondisi Luka-luka

Seperti ini sejarah Hari Raya Idul Fitri di masa Nabi Muhammad SAW, Rasulullah merayakan lebaran dalam kondisi masih luka

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Pontianak
Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri 

Ibnu Katsir dalam Kisah Para Nabi dan Rasul mengutip sebuah hadits dari Abdullah bin Amar:

"Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: ’’Puasanya Nuh adalah satu tahun penuh, kecuali hari Idul Fitri dan Idul Adha’.’’ (HR Ibnu Majah).

Jika merujuk pada hadis di atas, maka umat Nabi Nuh AS pun memiliki hari raya.

Sayangnya, kata Ibnu Katsir, hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah itu sanadnya dhaif (lemah). Rasulullah Saw membenarkan bahwa setiap kaum memiliki hari raya.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Abu Bakar pernah memarahi dua wanita Anshar memukul rebana sambil bernyanyi-nyanyi.

"’Pantaskah ada seruling setan di rumah, ya Rasulullah SAW?’’ tanya Abu Bakar.

"Biarkanlah mereka wahai Abu Bakar. Karena tiap-tiap kaum mempunyai hari raya, dan hari ini adalah hari raya kita,’’ sabda Rasulullah Saw.

Sejarah Idul Fitri

Menurut Ensiklopedia Islam, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran untuk pertama kalinya dirayakan umat Islam selepas Perang Badar pada 17 Ramadhan Tahun ke-2 Hijiriyah.

Dalam pertempuran itu, umat Islam meraih kemenangan.

Sebanyak 319 kaum Muslimin harus berhadapan dengan 1.000 tentara dari kaum kafir Quraisy.

Pada tahun itu, Rasulullah SAW dan para sahabat merayakan dua kemenangan, yakni keberhasilan mengalahkan pasukan kaum kafir Quraisy dalam Perang Badar dan menaklukkan hawa nafsu setelah sebulan berpuasa.

Dari sinilah lahirnya ungkapan "Minal 'Aidin wal Faidzin" yang lengkapnya ungkapan doa kaum Muslim saat itu: Allahummaj 'alna minal 'aidin walfaizin -- Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (dari Perang Badar) dan mendapatkan kemenangan.

Baca juga: Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar, Lupa Rakaat Dalam Sholat? Ini Bacaan dan Penyebab Sujud Sahwi

Baca juga: Jangan Ragu Ngopi, Ternyata Kopi Bermanfaat Baik Bagi Kesehatan Organ Hati atau Liver

Menurut sebuah riwayat, Nabi SAW dan para sahabat menunaikan Sholat Idul Fitri atau Sholat Ied pertama kali dalam kondisi luka-luka yang masih belum pulih akibat Perang Badar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved