Breaking News

Ramadhan 2021

6 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Idul Fitri, Dari Makan Kurma, Takbir Hingga Berhias

Berikut adalah 6 amalan sunnah yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah menunaikan Sholat Idul Fitri, dari makan kurma, takbir hingga berhias

Editor: Dwi Sudarlan
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Idul Fitri 

TRIBUNKALTENG.COM - Berikut adalah 6 amalan sunnah yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah menunaikan Sholat Idul Fitri, dari makan kurma, takbir hingga berhias

Hari Raya Idul Fitri 2021, 1 Syawal 1442 Hijriyah tinggal menghitung hari adapun ibadah sunnah pertama di Hari Raya Idul Fitri adalah Sholat Idul Fitri atau Sholat Ied.

Sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri, Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukan sejumlah amalan sunnah agar menambah pahala di 1 Syawal 1442 H.

 1. Mandi Sebelum Berangkat Sholat Ied

Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa jumhur ulama’ sepakat tentang kesunnahan mandi sebelum berangkat untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

Alasan yang menjadi sebab disunnahkannya mandi pada hari Jumat dan atau kesempatan lainnya saat kaum muslimin berkumpul secara umum, juga terdapat pada sholat Id, bahkan boleh jadi pada sholat Idul Fitri alasan itu lebih kuat.

Baca juga: Kapan Idul Fitri 2021? Muhammadiyah Sudah Tetapkan, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat 1 Syawal 1442 H

Baca juga: Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak, Keluarga dan Doa Orang yang Menerimakan

Baca juga: Malam Jumat Terakhir Ramadhan 2021, Amalkan Surah Yasin Ada Balasan Tidak Terduga Besarnya

2. Makan Sebelum Sholat Idul Fitri

Salah satu sunnah di hari Idul Fitri adalah tidak berangkat sholat sebelum memakan, sebaiknya beberapa butir kurma.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sahabat Anas bin Malik, dia berkata, ‘Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir kurma, dan dia memakannya dengan jumlah ganjil.” (HR. Bukhari)

Tak harus kurma, hendaknya umat Muslim yang hendak Sholat Ied harus memakan sesuatu untuk mengisi perut.

3. Bertakbir di Hari Idul Fitri Lebih Keras dari pada Idul Adha

Ini termasuk sunnah yang agung pada hari Ied, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Dari Walid bin Muslim dia berkata, ‘Aku bertanya kepada Al-Auzai dan Malik bin Anas tentang mengeraskan takbir pada dua Hari Raya.’ Mereka berdua menjawab, ‘Ya, dahulu Ibnu Umar mengeraskan takbir pada hari Idul Fitri hingga imam datang.”

Terdapat riwayat shahih dari Abu Abdurrahman As-Silmi, dia berkata, ‘Mereka para hari Idul Fitri lebih keras dibanding Idul Adha) Waki’ berkata, ‘Yang dimaksud (keras) adalah bertakbir.’ (Lihat Irwa’ul Ghalil 3/122).

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved