Ramadhan 2021
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak, Keluarga dan Doa Orang yang Menerimakan
Begini bacaan niat saat menyerahkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, keluarga dan doa orang yang menerimakan zakat
TRIBUNKALTENG.COM - Puasa Ramadahan 1442 H sudah berada di hari-hari terakhir, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah untuk menyempurnakan puasanya.
Begini bacaan niat saat menyerahkan zakat fitrah baik untuk diri sendiri, anak, keluarga dan doa orang yang menerimakan zakat.
Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa, baik lelaki maupun perempuan muslim, yang dilakukan saat Ramadhan pada Idul Fitri.
Hadist tentang zakat fitrah:
Baca juga: Surah-surah Pendek yang Dianjurkan Ulama Dibaca Saat Menjalankan Sholat Tahajud
Baca juga: Sesuai Al Quran, Anda Akan Merasakan Tanda-tanda Ini Bila Mendapatkan Lailatul Qadar
Dikutip dari baznas.go.id, dalam hadist dari Ibnu Umar ra yang diriwayatkan Imam Bukhari, diterangkan:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat Ied.” (HR Bukhari Muslim).
Selain untuk mensucikan diri setelah ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian.
Sementara itu, dikutip dari buku Zakat Kemenag, zakat merupakan rukun Islam ketiga, yang memiliki rujukan dan dasar hukum kuat, yaitu Al Quran dan hadist.
Ayat-ayat Al Quran tentang zakat, ada yang turun di Makkah dan ada yang turun di Madinah.
Ayat-ayat Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad Saw tentang zakat, semua hadir dalam bentuk umum/global.
lni menunjukkan keinginan Allah Swt agar zakat itu selalu dinamis, senantiasa variatif dan produktif sepanjang zaman.
Sebelum melaksanakan zakat fitrah, kita sebagai umat Muslim diharuskan untuk membaca bacaan niat zakat fitrah.
Islam menjadikan niat sebagai syarat utama dan pertama yang harus diucapkan dalam melaksanakan semua ibadah.
Nabi Muhammad saw bersabda:
"Pada dasarnya amalan-amalan itu dikerjakan dengan niat".