Breaking News:

Berita Kalteng

Program Kandang Ayam Penyangga Antisipasi Kebutuhan Daging Ayam Jelang Idulfitri di Palangkaraya

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Palangkaraya, telah mempersiapkan stok daging ayam melalui kandang penyangga hadapi kebutuhan lebaran Idulfitri

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Harga daging ayam potong di pasar tradisional Palangkaraya masih stabil. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya, telah mempersiapkan, stok daging ayam melalui kandang penyangga hadapi kebutuhan lebaran Idulfitri.

Permintaan daging ayam kerap mengalami lonjakan saat mendekati lebaran Idulfitri.

Adanya kandang penyangga diharapkan mampu menjadi akternatif untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging ayam untuk warga Kota Cantik tersebut.

Informasi terhimpun hingga, Rabu (4/5/2021) harga jual daging ayam di pasar tradisional Palangkaraya masih stabil belum ada kenaikkan, bahkan cendrung turun sepekan jelang lebaran Idulfitri.

Baca juga: Buaya Sepanjang Tiga Meter Membusuk di Sungai Mentaya Kabupaten Kotim, Tak Ada Bekas Luka

Baca juga: Jangan Sepelekan, Kenali 10 Gejala Gagal Ginjal Dari Tubuh Anda, Kalau Terlambat Berbahaya!

Baca juga: Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak, Keluarga dan Doa Orang yang Menerimakan

"Harga masih stabil masih Rp34 ribu perkilogram," ujar Lisna salah seorang ibu rumah tangga di Jalan Rajawali Palangkaraya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya, Renson mengatakan, Pemko Palangkaraya telah mempersiapkan ketersediaan pangan dan kebutuhan lainnya untuk menstabilkan harga jelang lebaran.

Dalam mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga pangan yang tak terkendali, menjelang lebaran Idulfitri juga ada kandang penyangga ayam.

"Permintaan daging ayam biasanya tinggi menjelang lebaran,  dibanding hari biasa,”ujarnya.

Renson, meyakinkan, masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaan ayam potong, karena Pemerintah Kota Palangkaraya sejauh ini telah mengembangkan kandang penyangga ayam ras atau broiler.

"Kandang penyangga ada di Kelurahan Kalampangan dan Pager siap dipasarkan jika pasokan di pasar tradisional kurang," ujarnya.

Menurut dia, setiap hari besar keagamaan, permintaan ayam potong akan melonjak. Pada hari normal saja permintaan setiap harinya bisa mencapai 20 ribu ekor ayam potong.

"Untuk memenuhi kebutuhan warga selama ini sekitar delapan ribu ekor ayam potong didatangkan dari luar Palangkaraya," ujarnya.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved