Hari Pendidikan Nasional, Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara Pernah Diasingkan di Belanda
Fakta-fakta Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara yang ternyata pernah diasingkan di Belanda
Kalimat terakhir, 'tut wuri handayani' menjadi slogan di logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia hingga kini.
5. Pernah Menjadi Menteri Pendidikan
Pada kabinet pertama Republik Indonesia, Ki Hadjar Dewantara diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia pertama.
Pada tahun 1957 ia mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari universitas tertua Indonesia, Universitas Gadjah Mada.
Ki Hadjar juga dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Sukarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959).
Pada Surat Keputusan itu juga, hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Peringati Hardiknas, Mengenang Ki Hadjar Dewantara, Berikut Fakta-faktanya Tokoh Pelopor Pendidikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/bapak-pendidikan-nasional.jpg)