Ramadhan 2021
Ingin Tidur Malam dengan Hati Tenang dan Dapat Pahala? Amalkan Doa dan Dzikir ini Saat Ramadhan
Ingin tidur malam dengan hati yang tenang sekaligus dapat pahala? Amalkan doa dan dzikir ini sebelum tidur malam terlebih saat Ramadhan 1442 H
TRIBUNKALTENG.COM - Ingin tidur malam dengan hati yang tenang sekaligus dapat pahala? Amalkan doa dan dzikir ini sebelum tidur malam terlebih saat Ramadhan 1442 H ini.
Berzikir baik dilakukan kapan saja, termasuk sebelum tidur.
Dengan mengamalkan zikir pada malam hari sebelum tidur, hati bisa jadi lebih tenang.
Amalan tersebut juga akan berlipat ganjarannya jika dilakukan saat Ramadhan.
Berzikir akan mendatangkan banyak nikmat, serta dosa-dosa akan dihapuskan, terutama saat diamalkan pada bulan yang suci.
Baca juga: TAUSIAH RAMADAHAN 2021: Nafsu dan Tubuh Itu Laksana Kendaraan Bagi Ruh
Baca juga: Malam-malam Jenazah Anggota Banser yang Meninggal Saat Jadi Imam Sholat Tarawih Dimakamkam
Baca juga: Mengaku Sebagai Nabi Ke-26, Joseph Paul Zhang Dilaporkan ke Polisi, Husin Shahab: Beri Efek Jera
Dihimpun dari berbagai sumber, inilah bacaan doa dan zikir malam sebelum tidur yang baik dilakukan, terutama saat Ramadhan.
1. Membaca Surah Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas
Hal ini sesuai dengan HR Al-Bukhari bersama Fathul Baarii 9/62 dan Muslim 4/1723.
"Mengumpulkan dua tapak tangan.
Lalu ditiup dan dibacakan Surat Al Ikhlash, Surat Al Falaq dan Surat An Nas.
Kemudian dengan dua tapak tangan mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya.
Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan tiga kali." (H.R; Bukhari: 9/62, Fathul baari, Muslim: 4/1723)
2. Membaca Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tidur-lagi.jpg)