Ramadhan 2021

Tausiah Ustaz Adi Hidayat Tentang Masih Bisa Tidaknya Sahur Puasa Ramadhan Ketika Sudah Masuk Imsak

Ini tausiah atau penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat tentang masih bisa tidaknya sahur puasa Ramadhan ketika sudah masuk waktu Imsak

Editor: Dwi Sudarlan
wichitamom.com
Ilustrasi puasa Ramadhan 

TRIBUNKALTENG.COM - Ini tausiah atau penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat tentang masih bisa tidaknya sahur puasa Ramadhan ketika sudah masuk waktu Imsak.

Sering muncul pertanyaan, apakah masih bisa melanjutkan sahur ketika tanda imsak sudah berbunyi.

Langsung berhenti sahur atau melanjutkan hingga selesai.

Apakah ketika masuk Imsak masih boleh makan dan minum?

Ada penjelasan terkait hal itu dari Ustaz Adi Hidayat seperti dikutip Wartakotalive.com (Tribun Network) mengutip kajian yang disebarkan melalui Youtube 

Pada jadwal Imsakiyah  tertera waktu Imsak dipisah dengan waktu Subuh.

Misalkan Imsak pukul 4.28, waktu Subuh 4.38. 

Baca juga: Ada 2 Versi Doa Buka Puasa, Mana yang Benar Berdasar Hadis Sahih? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Baca juga: Sholawat Jibril Penarik Rezeki Tak Terduga dan 11 Sholawat Lain untuk Diamalkan di Ramadhan 2021

Baca juga: TADARUS RAMADHAN 2021: Surah Ar Rahman, Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Kamu Dustakan?

"Apakah Imsak masih boleh makan? Apakah waktu Subuh boleh makan?" tanya Ustaz Adi Hidayat

Yang terjadi selama ini orang mengira waktu Imsak masih boleh makan, lanjut Ustaz Adi Hidayat.

"Ini kerancuan yang luar biasa. ini kesalahan yang sudah sangat meluas," tegasnya. 

 "Bapak ibu, Imsak itu nama lain dari puasa. di surat Maryam 19 ayat 26. syiam dan shaum jadi imsak sama saja dengan menahan puasa. Jadi disebutkan di Alquran ada tiga nama syiam, shaum dan imsak. Semua itu sama saja sudah berpuasa.  Kalau disebutkan Imsak artinya tak boleh makan, tak boleh minum. Kesalahannya adalah menempatkan waktu Imsak. Harusnya di jadwal diletakkan sama dengan azan Subuh," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Jadi tempatkan sesuai dengan keadaannya. jadi kalau bikin jadwal Imsakiyah tempatkan sama dengan azan Subuh," ucapnya dia. 

Dijelaskan Ustaz Adi Hidayat, waktu sebelum subuh disebut tanbih'un atau tanbih yang dalam Bahasa Arab artinya peringatan atau pengingat. 

Zaman dahulu saat ada azan orang sedang enak makan langsung ditumpahkan, tidak jadi makan dan minum. Nah khusus Ramadhan yang azan ada dua orang

Makanya sejak zaman Nabi Muhammad SAW ada dua azan. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved