Libur Lebaran 2021
Syarat Mendapatkan SIKM untuk Perjalanan Saat Libur Lebaran 2021
Surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) jadi syarat masyarakat yang dibolehkan melakukan perjalanan saat libur Lebaran 2021
TRIBUNKALTENG.COM - Pemerintah kembali menerapkan larangan mudik pada libur Lebaran 2021 atau libur Idul Fitri 1442 Hijriah. Larangan ini berlaku tanggal 6-17 Mei 2021.
Namun ternyata ada pengecualian dalam melakukan perjalanan saat libur Lebaran 2021 nanti.
Sebab kendaraan pengangkut logistik, ada masyarakat dengan kepentingan mendesak masih diperbolehkan melakukan perjalanan.
Tapi dengan syarat menunjukkan surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).
Baca juga: Tausiah Ustaz Adi Hidayat Tentang Masih Bisa Tidaknya Sahur Puasa Ramadhan Ketika Sudah Masuk Imsak
Baca juga: Ada 2 Versi Doa Buka Puasa, Mana yang Benar Berdasar Hadis Sahih? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Berikut ini kategori yang diperbolehkan melakukan perjalanan dengan bekal SIKM dan cara mendapatkannya.
Seperti diketahui, dalam melakukan perjalanan saat libur Lebaran 2021, ada kelompok masyarakat yang diperbolehkan.

Syaratnya dalam kondisi mendesak, atau karena bekerja/dinas, mengunjungi keluarga sakit/meninggal, ibu hamil didampingi 1 anggota keluarga, dan persalinan didampingi 2 orang.
Sebelum bepergian harus mengantongi surat izin perjalanan atau SIKM.
Berikut ini ketentuan surat izin perjalanan atau SIKM sesuai Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.
1. Pegawai instansi pemerintah
Pegawai instansi pemerintah baik ASN, BUMN/BUMD, maupun TNI/Polri yang melakukan perjalanan selama masa lebaran wajib melampirkan surat izin perjalanan.
Surat izin perjalanan/SIKM untuk pegawai pemerintah bisa didapatkan dengan meminta surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi tandatangan basah/elektronik pejabat dan identitas diri calon pelaku perjalanan.
Print-out atau cetakan surat dibawa untuk ditunjukkan nanti.
2. Pegawai swasta
Surat izin perjalanan/SIKM untuk pegawai swasta bisa didapatkan dengan meminta surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan.