Breaking News:

Berita Nasional

Ancaman Kapolri untuk Polisi Terjerat Narkoba: Kalau Tidak Bisa Dibina, Ya Sudah Binasakan Saja

Ancaman dilontarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada polisi yang terjerat narkoba," Kalau tidak bisa dibina, ya sudah binasakan saja."

Tribunnews/istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Ancaman keras dilontarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada polisi yang terjerat kasus narkoba," Kalau tidak bisa dibina, ya sudah binasakan saja," tegasnya.

Sejak dilantik, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo terus melakukan pembenahan internal.

Kali ini, dia meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk 'menyelesaikan' anak buahnya yang terjerat narkoba dan tak bisa diperbaiki lagi.

Propam Polri diminta tidak pandang bulu dalam penegakan pelanggaran narkoba yang dilakukan oleh anggota.

”Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba, kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, kalau sudah tidak bisa dibina, ya sudah binasakan saja,” kata Kapolri Listyo Sigit saat membuka rapat kerja teknis (rakernis) Divisi  Propam di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4).

Baca juga: Raja Lamar Calon Istri Pakai 2 Keping Uang Elektronik Bitcoin, Nilainya Capai Rp 1,6 Miliar

Baca juga: 2 Laki-laki Menteri, 1 Perempuan Menteri Layak Diganti Sesuai Survei, Ngabalin: Reshuffle Pekan Ini

Baca juga: Jeremiah Lakhwani, Aquaman Indonesia: Ini Karakter Gue, Badan Gue adalah Aset

”Karena saya pikir kita sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal-hal seperti itu.  Tapi di situ rekan-rekan juga di dalamnya yang beginian selesaikan dengan cepat,” ujar Kapolri.

Dia mengultimatum agar anggota yang tidak dapat diperingatkan lagi untuk segera dipecat.

Sebab menurut Kapolri, masih banyak anggota kepolisian yang harus dilindungi dari pengaruh buruk oknum polisi pemakai narkoba.

Mantan Kabareskrim itu menegaskan masih banyak anggota Polri yang mau patuh terhadap aturan.

“Karena masih banyak anggota yang harus kita lindungi. Terhadap yang diingatkan sekali dua kali susah, maka berikan dia penugasan di tempat lain yang mungkin cocok untuk yang bersangkutan,” ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Dwi Sudarlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved