Breaking News:

Berita Kalteng

Ngintip Wanita Mandi Tanpa Busana di Kuala Kurun, Pria dari Kalsel Ini Kena Sanksi Adat Denda Jipen

Mulyadi, warga Kandangan Kalsel, harus menerima sanksi hukum adat Jipen yakni akibat perbuatannya mengintip NL wanita dewasa mandi tanpa busana.

Polsek Kurun
Kedua belah pihak antara korban dan pelaku bersepakat menyelesaikan kasus mengintip wanita mandi diselesaikan secara adat dengan mengenakan denda adat atau Jipen kepada pelaku. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKURUN- Mulyadi, warga Kandangan, Kalimantan Selatan, harus menerima sanksi hukum adat Jipen yakni akibat perbuatannya mengintip NL wanita dewasa mandi tanpa busana.

Peristiwa ini terjadi, Minggu (11/4/2021) di Kuala Kurun, Ibu Kota Kabupaten Gunungmas, Kalimantan Tengah, yang sebelumnya oleh orang tua korban, sempat dilaporkan kepada Petugas Polsek Kuala Kurun.

Dia tak terima perbuatan Mulyadi yang mengintip anaknya saat mandi di kamar mandi.

Meski masih satu keluarga, orang tua korban AJ (42) tidak terima, kelakuan Mulyadi yang tidak pantas tersebut.

Baca juga: Kepengurusan Japnas Kalteng Terbentuk, Siap Bersinergi Kelola Potensi Majukan Ekonomi Kalteng

Baca juga: Besok Puasa Ramadhan 2021, Mandi Junub Dulu, Begini Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Cara Rasulullah

Baca juga: Tepergok Usai Beraksi Curi TBS Sawit, Dua Warga Cempaga Hulu Kotim Ini Diamankan Polisi

Namun pihak Polsek Kuala Kurun, Gunungmas, memediasi kedua belah pihak menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Upaya mediasi pihak Polsek Kuala Kurun membuahkan hasil, dengan mempertemukan kedua pihak yang akhirnya bersepakat menyelesaikannya secara ada dengan pengenaan sanksi denda jipen.

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Kurun, Gunungmas Polda Kalteng, Brigpol Bedi , membenarkan adanya kesepakatan tersebut yang dimediasi polsek melalui dirinya sebagai petugas bhabinkamtibmas.

Dijelaskan, kronologisnya berawal dari laporan AJ (42) mertua korban, datang ke Polsek Kurun melaporkan ulah Mulyadi (25) warga Desa Baru Kandangan, Kalsel diduga mengintip menantunya NL sedang mandi tanpa busana.

Setelah menerima laporan warga, petugas langsung memanggil terduga pelaku ke Mapolsek Kurun untuk dimintai keterangan.

Hasilnya, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Mediasi diterima kedua pihak yang bersepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan. Pelaku menerima dikenakan hukum adat denda jipen adat sesuai peraturan adat Dayak Ngaju,” ujar Brigpol Bedi.

(banjarmasinposttravel.tribunnews.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved