Breaking News:

Berita Kesehatan

Obat Ajaib Ivermectin Dilarang WHO Digunakan untuk Pasien Covid-19

"Obat ajaib" ivermectin dilarang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengobati pasien covid-19

Editor: Dwi Sudarlan
Google image
"Obat ajaib" ivermectin dilarang WHO untuk pasien covid-19 

TRIBUNKALTENG.COM - "Obat ajaib" ivermectin dilarang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengobati pasien covd-19.

Selama ini ivermectin yang disebut sebagian orang di media sosial sebagai 'obat ajaib' virus corona (Covid-19).

Namun kini organisasi kesehatan dunia (WHO) melarang penggunaan obat tersebut untuk mengobati pasien virus corona

Hal tersebut disampaikan untuk menanggapi banyaknya klaim terkait obat anti parasit murah.

Karena berdasar pada hasil analisis lembaga itu, keamanan dan efikasi obat ini tidak mendukung pengobatan terhadap pasien Covid-19.

Dikutip dari laman NDTV, Jumat (2/4/2021), WHO telah mengeluarkan pedoman yang menyebut bahwa ivermectin hanya boleh digunakan pada pasien Covid-19 melalui pengaturan uji klinis.

Baca juga: Aktor Reza Rahadian Takut Jarum Suntik, Ditenangkan Aktris Putri Marino Saat Terima Vaksin Covid-19

Baca juga: Survei Saiful Mujani: Pemilih Presiden Jokowi di Pilpres 2019 Lebih Mau Divaksin Covid-19

Baca juga: Kasus Korupsi Bansos Covid-19, Cita Citata Tidak Kenal Menteri Juliari Batubara, Tahunya Pak Adi

Pandemi Covid-19 telah mendorong terjadinya lonjakan terhadap permintaan obat, terutama di Amerika Latin.

Namun dalam pembaharuan pedomannya tentang terapi Covid-19, WHO tidak menyarankan masyarakat untuk menggunakan ivermectin pada pasien yang menderita virus tersebut tanpa melewati uji klinis.

"Kami merekomendasikan untuk tidak menggunakan ivermectin pada pasien dengan Covid-19, kecuali dalam konteks uji klinis," kata WHO.

Rekomendasi ini pun berlaku untuk pasien dengan tingkat keparahan penyakit dan durasi gejala apapun. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sempat Dianggap Sebagai Obat Ajaib, WHO Larang Ivermectin Digunakan Pada Pasien Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved