Breaking News:

Berita Kriminal

Bawa Pisau dan Telanjang Dada ke Kantor Polisi Mau Bunuh Diri, Pengakuan Sang Ibu Mengejutkan

Pemuda itu datang dengan bertelanjang dada sembari membawa pisau untuk ditusukkan ke tubuhnya di Mapolrestro Jakarta Selatan

Tribunnews/istimewa
Sejumlah polisi melumpuhkan seorang pemuda yang hendak bunuh diri di halaman Mapolrestro Jakarta Selatan, Sabtu (20/3/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Aksi percobaan bunuh diri dilakukan seorang pemuda di halaman Mapolrestro Jakarta Selatan, Sabtu (20/3/2021) pagi. Pemuda itu datang dengan bertelanjang dada sembari membawa pisau untuk ditusukkan ke tubuhnya.

Aksi nekat itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Untung saja nyawa pemuda tersebut terselamatkan berkat tindakan sigap polisi yang tengah berjaga.

Meskipun ada perlawanan sejumlah polisi bisa meringkus dan melumpuhkan si pemuda serta mengamankan pisau yang dibawanya.

Dalam video yang beredar terlihat terlihat sejumlah polisi mencoba melumpuhkan pemuda itu. Mereka memegangi kedua tangan dan kakinya.

Pria yang bertelanjang dada dan bersandal jepit biru itu pun tersungkur di aspal halaman Mapolres.

Anggota polisi langsung mengamankan pisau yang dipegang pria tersebut. "Sudah, pisaunya sudah pegang sudah diamanin," teriak seorang pria yang merekam aksi.

Baca juga: Mantan Wakil Ketua Umum Gerindra Mengaku Ingin “Menampar” Presiden Jokowi

Baca juga: Dituding Mata Duitan Dalam Duel Rp 150 Juta Lawan Dewa Kipas, GM Irene: Saya Profesional

Baca juga: Kakak Ipar Positif Covid-19, Nia Ramadhani Terkejut Hasil Tesnya Justru Negatif: Gua Gak Ngerti

Saat dihubungi kompas.com, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengungkapkan pemuda itu hendak bunuh diri di halaman Mapolrestro Jakarta Selatan.

Kombes Azis juga mengungkapkan pria itu sudah dibawa ke rumah sakit. Polisi juga sudah menghubungi keluarganya.

Saat dihubungi polisi, ibunda pemuda itu mengungkapkan hal mengejutkan. Anaknya itu sudah beberapa berupaya melakukan bunuh diri.

Dia diduga mengalami depresi sejak lama. Karena itu pula pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan dan rawat jalan.

"Menurut ibunya dia dari dulu sudah pemeriksaan rutin rawat jalan. Sudah beberapa kali mau bunuh diri. Kebetulan saja ini di kantor polisi,” kata Kombes Aziz.

"Dia depresi sejak umur tujuh tahun. Sekarang usianya sudah 18 tahun," lanjut dia.

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan merasa tidak ada orang lain yang bisa membantu. Layanan konseling bisa menjadi pilihan untuk meringankan keresahan yang dialami.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Diduga Depresi, Seorang Pria Diamankan Nekat Mau Bunuh Diri di Halaman Polres Jakarta Selatan

Editor: Dwi Sudarlan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved