Berita Nasional

Inilah Jadwal Pembukaan Pendaftaran Prakerja Gelombang 13

Pemerintah telah memutuskan meneruskan program Kartu Prakerja tahun ini.Dana sebesar Rp 20 triliun digelontorkan untuk pelaksanaan program Prakerja 20

Editor: edi_nugroho
kompas.com
ilustrasi: Gelombang 12 Kartu Prakerja resmi dibuka pada Selasa (23/2/2021)(Instagram: @prakerja.go.id 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM - Pemerintah telah memutuskan meneruskan program Kartu Prakerja tahun ini.Dana sebesar Rp 20 triliun digelontorkan untuk pelaksanaan program Prakerja 2021.

Adapun program tahun ini telah mulai berjalan, yaitu dengan pembukaan gelombang 12 pada 23- 26 Februari lalu.

Setelah pengumuman penerima Prakerja gelombang 12 diumumkan, akan dilanjutkan dengan pembukaan gelombang selanjutnya.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, pendaftaran akan dilakukan tepat setelah pengumuman gelombang 12, yaitu pada Rabu (3/3/2021) atau Kamis (4/3/2021).
Insentif Kartu Prakerja

Baca juga: Miras Kalteng, Polisi Bubarkan Pengunjung Cafe di Palangkaraya Gelar Pesta Miras

Melansir situs resmi prakerja.go.id, penerima program akan mendapatkan bantuan uang pelatihan, insentif setelah pelatihan, dan insentif pengisian survei.

Rinciannya sebagai berikut:

Bantuan pelatihan Rp 1 juta, dana ini tidak bisa diuangkan
Insentif setelah pelatihan sebesar Rp 600.000 perbulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta
Insentif pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei, dengan teradapat tiga kali survei

Sehingga, secara total penerima Program Prakerja akan mendapatkan dana sebesar Rp 3,550 juta.

Untuk diketahui, insentif sebesar Rp 2,4 juta akan diberikan setelah menyelesaikan pelatihan.

Dalam pendaftarannya, terdapat beberapa syarat yang telah ditentukan, sebagai berikut:

WNI berusia 18 tahun ke atas
Pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan program PHK)
Pekerja (buruh/karyawan) yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja
Wirausaha
Tidak sedang mengikuti pendidikan formal
Bukan penerima bansos Kementerian Sosial (DTKS), BSU, BPUM
Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/DPRD, dan lainnya

Ditegaskan, penerima Kartu Prakerja 2020 sudah tidak bisa lagi mendaftarkan diri.

Sementara jika ternyata NIK masuk dalam daftar terlarang (blacklist), maka secara otomatis akan diblokir oleh sistem.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved