Berita Kalsel
Cek Kesehatan, Korban Banjir Kalsel di Sungai Tabuk Banjar Keluhkan Flu, Pusing dan Diare
Korban banjir di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar mengeluhkan gangguan kesehatan mulai flu, pusing hingga diare
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
TRIBUNKALTENG, MARTAPURA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar menggelar pemeriksaan kesehatan pasca bencana banjir di Kecamatan Sungai Tabuk.
Dari 65 warga yang memeriksakan kesehatannya, Sabtu (20/2/2021) lalu, sebagian besar dari kalangan ibu rumah tangga, balita dan lansia.
Bahkan, kondisi rumah mereka masih terendam rumahnya dan jauh dari akses fasilitas kesehatan.
Naimah, Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar menjelaskan sebanyak 54 desa terdampak banjir, tersebar di 4 kecamatan.
Baca juga: Banjir Kalsel, Posko Induk Tanggap Darurat Banjir HST Sepi, Petugas Tetap Siaga
Baca juga: Banjir Kalsel, Trauma Healing Hibur Anak-anak Korban Banjir di Barabai HST
Baca juga: Kurangi Beban Penderitaan Korban Banjir Kalsel, PMI Banjar Gelar Layanan Kesehatan di Daerah Pelosok
Baca juga: Banjir Kalsel, Sektor Wisata HST Rugi Rp2 Miliar, Tersisa Wisata Air Panas Hantakan Bisa Dikunjungi
Secara bergantian tim kesehatan PMI Banjar mendatangi desa-desa untuk memberikan layanan kesehatan berupa cek kesehatan dan pengobatan gratis ke daerah yang memang akses menuju fasilitas kesehatannya cukup jauh seperti di kecamatan Sungai Tabuk.
Banyak masyarakat mengeluhkan kesehatannya, Rata rata warga mengeluhkan, flu, pusing, pilek dan diare.
"Jadi kami berusaha membantu mereka untuk mengontrol kesehatannya dan kegiatan ini sangat membantu warga pasca bencana banjir," katanya.
Tim medis PMI Banjar selama memberi katakan kesehatan melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan asam urat.
Baca juga: Banjir Kalsel, DPRD Kalsel Kalsel Janji Rumuskan Perbaikan Jalan Pasca Banjir
Selain di posko pengungsian, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan tim medis PMI Banjar dengan mendatangi rumah rumah warga yang tidak bisa datang ke posko dikarenakan sakit dan sudah lanjut usia.
"Upaya tersebut sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat pasca bencana selain juga memberi paket sembako pada korban," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/pmi-banjar-memberikan-layanan-kesehatan-terhadap-lansia.jpg)