Vaksinasi Covid 19

Jangan Langsung Liburan Usai Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Epidemolog

Meskipun sudah mendapatkan vaksin covid-19, masyarakat diimbau tidak langsung melakukan aktivitas liburan.

Editor: Anjar
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI - Vaksin Covid-19.Jangan Langsung Liburan Usai Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Epidemolog 

TRIBUNKALTENG.COM - Pemerintah resmi melaksanakan program vaksinasi massal covid-19, 13 Januari 2021, atau Rabu kemarin.

Meskipun sudah mendapatkan vaksin covid-19, masyarakat diimbau tidak langsung melakukan aktivitas liburan.

Hal itu disampaikan Epidemiolog Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Hermawan Saputra.

Baca juga: BMKG Sebut 7 Daerah Siaga Dampak Hujan Lebat, Kalsel dan Kalteng Termasuk

Baca juga: Banyak Pengajuan Diterima Disdagperinkop Kapuas, 5.000 Buah Pelaku Usaha Sudah Terima Bantuan UMKM

Hermawan menyarankan agar wisatawan tidak langsung liburan usai menerima vaksin Covid-19.

“Ini vaksin punya beberapa tahap. Selama itu, tetap harus hindari mobilitas ke sana kemari. Harus dipantau dari Kejadian Ikutan pasca-vaksin yang mungkin timbul,” tuturnya kepada Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Adapun, Kejadian Ikutan pasca-vaksin juga dikenal dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI yang juga dikenal sebagai efek samping.

Vaksin Covid-19 saat tiba di Gudang Farmasi, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (9/1/2021) lalu.
Vaksin Covid-19 saat tiba di Gudang Farmasi, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (9/1/2021) lalu. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Menurutnya, meski sudah vaksin, masyarakat bukan berarti bisa langsung bepergian dengan bebas dan melancong ke sana kemari.

Sembari menunggu sebanyak 40-50 persen atau 70 persen populasi masyarakat Indonesia mendapatkan vaksin, atau setidaknya Nusantara sudah mencapai herd immunity, Hermawan mengimbau agar wisatawan bersabar.

“Ada vaksin tetap harus waspada tinggi. Ada vaksin juga tidak semua tiba-tiba divaksin, tapi bertahap dengan sasaran tentu karena dosis terbatas,” jelasnya.

Selain itu, protokol kesehatan juga diimbau untuk tetap dilakukan mengingat sejumlah rumah sakit rujuan Covid-19 dan fasilitas isolasi mandiri sudah penuh.

“Mobilitas tetap ada, tapi terkontrol dengan ketat. Tidak boleh merdeka berwisata secara bebas kecuali aktivitas karena kebutuhan utama. Selain itu di rumah dulu,” tegasnya.

Mengutip Kompas.com, Sabtu (9/1/2021), Kementerian Kesehatan menetapkan empat tahapan priotias penerima vaksin.

Tahap 1 dan 2 dilaksanakan pada Januari-April 2021, sementara Tahap 3 dan 4 pada April 2021-Maret 2022. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut rangkumannya:

Baca juga: Besok Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Banjarmasin Nyatakan Siap Lahir Batin

Baca juga: Lesty Kejora dan Rizky Billar Diramal Mbak You Tak Bakal Sampai ke Pelaminan Gegara Orang Ketiga

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Epidemiolog: Setelah Vaksin Jangan Langsung Liburan"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved