Breaking News:

Praperadilan Kasus Rizieq Shihab

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab, Begini Pertimbangannya

Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan atas status tersangka Rizieq Shihab

Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). Kedatangan Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan. 

TRIBUNKALTENG.COM - Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan atas status tersangka Rizieq Shihab terkait kasus penghasutan dan kerumunan saat pandemi Covid-19.

Ada sejumlah pertimbangan hakim, hingga memutuskan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Rizieq Shihab melalui kuasa hukumnya.

Adapun hakim tunggal sidang praperadilan itu, Akhmad Sahyuti, membacakan putusan tersebut dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2021) siang.

"Mengadili, menolak permohonan praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya," kata Sahyuti saat membacakan putusan.

Baca juga: Daftar Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Selasa 12 Januari 2021

Baca juga: Ramalan Zodiak Untuk Rabu 13 Januari 2021: Sagitarius Fokus Berbisnis, Libra Prioritaskan Keluarga

Sahyuti menimbang dan menilai bahwa rangkaian penyidikan pihak kepolisian terkait kerumunan di rumah Habib Rizieq di Jalan Petamburan, Jakarta Pusat pada November lalu sudah sah.

Menurut Sayuti, peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan oleh penyidik telah sesuai aturan.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). Kedatangan Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan.
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). Kedatangan Rizieq Shihab untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan. (Tribunnews/Jeprima)

"Menimbang bahwa dari alat bukti saksi dan para ahli serta barang bukti di atas maka hakim berpendapat penetapan tersangka telah didukung dengan alat bukti yang sah," kata Sayuti.

Sayuti melanjutkan, permohonan pihak Rizieq tak beralasan menurut hukum dan harus ditolak. Sahyuti mengatakan, penyidik telah mendapatkan bukti-bukti dan menerima keterangan dari sejumlah ahli sebelum menetapkan tersangka.

Penyidik Polda Metro Jaya, lanjutnya, berkesimpulan acara Rizieq di Petamburan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Berdasarkan hasil interview saksi-saksi bahwa terhadap laporan informasi merupakan suatu pidana melawan hukum, atau dengan tulisan menghasut, melawan kekuasaan umum, agar supaya jangan mau menuruti peraturan UU, atau tidak mematuhi pelanggaran kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan masalah kedaruratan kesehatan masyarakat. Maka apa yang diajukan permohonan pemohon tidak beralasan, maka ditolak," kata Sahyuti.

Halaman
12
Editor: Anjar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved