Breaking News:

Berita Sampit

BKSDA Sampit Terima Penyerahan Burung Elang Dilindungi dari Warga Baamang

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menerima seekor burung elang laut

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Foto BKSDA Sampit
Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah (kiri) bersama petugas lainnya, saat melepasliarkan Burung Elang dilindungi ke habitatnya menggunakan kelotok 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menerima seekor burung elang laut yang diserahkan warga karena baru mengetahui binatang unggas tersebut binatang dilindungi.

Keberadaan burung elang di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah saat ini semakin langka. Padahal , dulunya setiap hari ada saja sejumlah burung elang yang beterbangan di atas langit Sungai Mentaya, Sampit untuk mencari ikan yang ada di sungai tersebut, diduga akibat banyaknya perburuan elang sehingga saat ibi tidak tampak lagi.

Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, Minggu (10/1/2021) mengungkapkan, dia menerima burung elang tersebut pada, Jum'at (8/1/2021) sore. Burung Elang yang diserahkan tersebut jumlahnya satu ekor merupakan satwa liar yang dilindungi undang-undang republik indonesia.

Baca juga: Pelayanan Rapid Test Covid-19 Makin Ramai, PMI Kotim Akui Sering Temukan Surat Keterangan Palsu

"Kami menerima penyerahanya dari Liyah warga Sampit yang diserahterimakan di Gang Dahlia Jalan Mukhran Ali, Kelurahan Baamang Tengah, kecamatan Baamang, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur," ujarnya.

Dia mengungkapkan, Burung Elang tersebut ditemukan Liyah di depan rumahnya saat ingin mamakan anak ayam miliknya."Kami menduga Burung Elang tersebut pernah di rawat manusia sebelum ditemukan Ibu Liyah. Burung itu sempat di rawat Liyah selama seminggu kemudian diserahkan kepada kami," ujarnya.

Burung Elang tersebut sudah direlokasi ke Kecamatan Seranau untuk dilepasliarkan."Setelah proses serah terima Burung Elang , kami melapor kepada Kepala SKW II BKSDA di Pangkalanbun . Kami kemudian membawa Elang tersebut ke wilayah Kacamatan Seranau untuk dilepasliarkan," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved