Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Pelayanan Rapid Test Covid-19 Makin Ramai, PMI Kotim Akui Sering Temukan Surat Keterangan Palsu

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih menemukan adanya surat keterangan (Suket) Palsu Rapid Test yang bu

Tribunkalteng.com / faturahman
Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Covid-19 di Sampit dilakukam oleh PMI setempat. Setiap hari kantor ini ramai di datangi warga yang memerlukan surat tersebut. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, masih menemukan adanya surat keterangan (Suket) Palsu Rapid Test yang bukan dikeluarkan oleh lembaga tersebut, sehingga menyiasatinya diberikan tanda-tanda khusus untuk mendeteksi peredaran suket palsu tersebut.

Pantauan pelayanan di pemeriksaan rapid test di PMI Sampit di Jalan Ahmad Yani, setiap hari warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan cukup banyak dan setiap hari terjadi antrean bukan hanya itu di laboratorium swasta yang melayani rapid test antibody maupun rapid test swab antigen juga banyak terjadi antrean.

Tingginya animo masyarakat dalam mendapatkan pelayanan pemeriksaan antigen maupun antibody tersebut rawan terjadinya penyalahgunaan tanda tangan petugas berwenang atau lembaga terkait yang mengeluarkan surat keterangan bebas Covid-19.

Baca juga: Polisi Tangkap Penjambret Telepon Selular di Jalan Tidar Sampit

Kepala Unit Donor Darah PMI Kotawaringin Timur, H Yuendry Irawanto, Minggu (10/1/2021) mengungkapkan, saat ini pelayanan pemeriksaan rapid test untuk Covid-19 ada yang pelayanan rapid test antibody maupun , rapid test swab Antigen serta jenis pelayanan kesehatan lainnya.

Mantan Direktur RSUD dr Murjani Sampit ini mengatakan, minat warga yang ingin memeriksakan diri setiap hari juga semakin banyak sehingga pihaknya terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan surat keterangan pemeriksaan Covid-19 tersebut.

Menurutnya , harga yang diberikan kepada warga juga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, namun begitu pihaknya masih saja menemukan adanya surat keterangan palsu untuk hasil rapid test tersebut."Sampai saat ini kami masih temukan surat keterangan palsu bebas Covid-19 tersebut," ujarnya.

Pihaknya pun melakukan antisipasi agar petugas bisa mendeteksi ciri surat keterangan asli dan palsu tersebut, karena ada tanda- tanda khusus untuk suket bebas Covid-19 yang asli."Kami berikan tanda khusus bagi Surat Keterrangan Bebas Covid-19 agar memudahkan mendeteksi jika beredar suket yang palsu," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved