Breaking News:

Berita Kotim

Terjebak di Bangunan Sarang Walet yang Disatroninya, Pencuri di Kotim Ini Ditangkap Polisi

Wahyu Susanto alias Santo (30)ditangkap polisi saat beraksi melakukan pencurian sarang burung walet.

banjarmasinpost.co.id/faturrahman
Ruko yang diduga dijadikan sarang burung walet di Palangkaraya 

Editor : Hari Widodo
 
TRIBUN KALTENG, SAMPIT - Nasib apes dialami Wahyu Susanto alias Santo (30) saat melakukan aksi pencurian sarang burung walet Desa Tanjung Harapan Kecamatan Telaga Antang , Kotim.

Warga Jalan Nganen Nomor  RT 01 RW 01 Kelurahan Parenggean Kecamaran Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah terperangkap di dalam bangunan sarang walet hingga pasrah ditangkap petugas kepolisian.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Haris Jakin melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu Sapril Nyampai,  mengungkapkan, kasus pencurian sarang burung walet, teejadi ,  Selasa ( 5 /1/ 2021) pukul  01.00 WIB di Jalan Poros RT 17 RW 05 Desa Tanjung Harapan Kecamatan Telaga Antang , Kotim.

Pihaknya mengamankan, sejumlah barang bukti yakni sebanyak 34 buah sarang burung walet seberat 457 gram yang disuga dilakukan  oleh  Wahyu Susanto alias Santo.

Baca juga: Wow, China Beli Produk Sarang Burung Walet Indonesia Senilai Rp 2,2 Triliun

Baca juga: Geger Aksi Percobaan Pencurian Sarang Burung Walet di Tapin Kalsel

Pria tersebut tertangkap saat terperangkap dalam sebuah rumah walet di tempat kejadian perkara pada tengah malam tadi. 

"Kami amankan sejumlah barang bukti diantaranya sarang walet 34 buah dengan berat  457 gram dan barang bukti lainya. Antara lain, satu buah kapi (alat pencungkil sarang) beserta sarungnya, satu senter kecil warna ungu, dua gembok yang telah dirusak,  dan besi pencungkil ban truk panjang serta korek api," ujarnya.

Diceritakan, saat kejadian, Effendi warga setempat, sedang melaksanakan ronda dan melintas di depan gedung walet milik korban.

Saat itulah, Effendi melihat orang yang tidak dikenal sedang duduk menunggu di pos ronda yang berseberangan dengan gedung walet tersebut.

Namun , karena gerak-gerik orang tersebut mencurigakan. Lalu Effendi, menghubungi pemilik walet untuk mengecek kondisi gedung waletnya.

Setelah pengecekan, ternyata gembok pintu gedung walet  dirusak.

Kemudian, warga berdatangan orang tidak dikenal diduga adalah bagian dari pelaku pencurian tersebut melarikan diri.

Sedangkan Santo  tertinggal sendirian di dalam gedung, setelah temannya kabur meninggalkannya sekitar pukul 03.45 WIB.

Baca juga: Maling Pecah Kaca Mobil Beraksi, Rp 500 Juta Uang Pengusaha Walet Buntok Raib

Curiga ada pencuri masuk di dalam rumah walet, warga  melapor ke polisi, sehingga anggota Pospol Tumbang Sangai tiba di TKP  melakukan penangkapan terhadap Santo yang bersembunyi dalam gedung. 

Sekitar pukul 05.00 WIB anggota Pospol Tumbang Sangai didampingi Babinsa dan masyarakat masuk ke dalam gedung dan berhasil mengamankan pelaku yang bersembunyi di plafon lantai 5 gedung walet tersebut. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved