Berita Kalsel
Akses Menuju Makam Datu Qabul di Desa Baulin Tapin Kalsel Berlumpur
akses jalan menuju Makam Datu Qabul yang terletak di ujung Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin memperihatinkan
Editor : Hari Widodo
TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Dimusim penghujan seperti saat ini mengakibatkan akses jalan menuju Makam Datu Qabul yang terletak di ujung Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin memperihatinkan, Minggu, (03/01/2021).
Makam Datu Qabul atau Muhammad Mahmud Al Qabul merupakan salah satu destinasi wisata religi yang memiliki daya tarik tersendiri di Kabuputen Tapin.
Namanya yang tersohor sebagai satu destinasi wisata religi tidak seimbang dengan akses jalan menuju tempat ini.
Wisatawan yang datang, salah satu jalan yang paling mudah menuju makam itu yakni Jalan Trans Kalimantan.
Baca juga: Jalan Rusak ke Pelabuhan Bahaur Ditangani Pemprov Kalteng, Ini Konstruksinya
Baca juga: Dikritik Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang, Begini Respons Wali Kota Palangkaraya
Di jalan ini kurang lebih 1 kilometer, masih tanah laterit, sehingga saat musim hujan seperti saat ini, jalan becek, berlumpur dan sulit dilewati.
Tidak hanya itu, di Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, ada jalan nasional yang hingga kini belum diaspal kurang lebih sepanjang 6 kilometer.
Jalan ini penting karena menghubungkan Kabupaten Tapin ke Kabupaten Barito Kuala. Bahkan warga Hulu Sungai sering melewati jalan ini bila ingun ke Kapuas, Kalimantan Tengah.
Pembakal Margasari Hulu, Yuseriadisaat dihubungi Banjarmasinpost.co.id mengatakan hingga kini jalan ini tidak ada perubahan.
"Kondisinya masih sama, saat musim penghujan akses jalan ini parah. Selain becek, berlumpur juga banyak berlubang," ungkapnya.
Yuseriadi mengatakan memasuki hari libur biasanya banyak peziarah, hanya saja terkendala karena kondisi jalan yang semakin hari-semakin parah.
"Parahnya jalan ini juga diakibatkan keluar-masuk truk bermuatan kelapa sawit," jelasnya.
Ia mengatakan mengingat jalan ini merupakan sentral maka selain bantuan pemerintah, perlu juga campur tangan dari swasta dalam hal ini perusahan-perusahaan kelapa sawit yang ada di sekitar wilayah ini.
"Minimal perusahan sawit terdekat bantu lah sedikit menguruk jalan. Selama ini hanya gotong royong masyarakat karena masih memiliki lahan di sepanjang jalan ini," lanjutnya.
Ia mengatakan memang ada jalan lain menuju lokasi makam Datu Qabul seperti lewat sungai atau lewat jalan kampung, Desa Baulin, tetapi peziarah lebih senang lewat jalan Trans Kalimantan.
Baca juga: Protes Jalan Rusak, Warga Manjuhun Tanam Pisang di Tengah Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/kondisi-akses-jalan-menuju-makam-datu-qabul.jpg)