Breaking News:

Berita Kotabaru

Geger ABK Meninggal di Dalam Kapal di perairan Lumu-Lumu, Selat Makasar

Jamaludin (50), warga Desa Bakaran Kulon, RT 02, RW 05, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah menghembuskan nafas terakhir.

tribunews.com
ilustrasi meninggal 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Jamaludin (50), warga Desa Bakaran Kulon, RT 02, RW 05, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah menghembuskan nafas terakhir.

Anak buah kapal (ABK) KMN Wahyu Ningsih, meninggal karena sakit saat kapal belayar tepatnya di perairan Lumu-Lumu, Selat Makasar, Senin (28/12/2020).

Oleh narkhoda kapal, korban dalam keadaan meninggal dibawa ke Kotabaru untuk dilakukan penanganan. Kapal tiba di Kotabaru pada Selasa, (29/12/2020) kemarin sekitar pukul 09.15 Wita.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Lalulintas Kalteng 2020 Capai 660 Kali, 242 Orang Meninggal Dunia

Jamaludin meninggal lantaran sakit, berdasar keterangan dua orang saksi ABK yakni Sarguti dan Bekti Wibowo Santoso yang juga bekerja di KMN Wahyu Ningsih, kepada petugas kepolisian.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasatpolair Iptu Koes Adi Dharma membenarkan, kejadian dialami seorang ABK meninggal karena jatuh sakit.

Saat kapal berlayar dan berada di Selat Makasar, di perairan Lumu-Lumu tapatnya di titik koordinat 02° 54’ 000” S - 116˚ 50’ 000” E.

"Tiba di selat laut Kotabaru, korban di evakuasi ke RSUD Pangeran Jaya Kusuma Kotabaru," kata Koes kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (30/12/2020).

Keluarga menolak jenazah korban diautopsi, namun keluarha ikhlas menerima kematian korban. Selain meminta jenazah korban di pulangkan ke kampung halaman.

"Hasil visum korban meninggal karena penyakit kronis. Tidak ditemukan gejala dan dinyatakan bebas dari covid," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/Helriansyah).

Penulis: Herliansyah
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved