Timnas U19 Indonesia
Ada Isu Jual Beli Jabatan Manajer Timnas U-19, PSSI Panggil Dua Orang Ini
Beredar kabar, ada penyerahan uang sebesar Rp 1 miliar ke PSSI untuk menjadi manajer Timnas U-19 Indonesia .
"Apa salah kalau mau berbisnis?. Saya tidak tahu apa-apa soal isu yang lain. Sekarang tinggal dilihat saja apa itu keterangan di kuitansinya," ujar Haris.
Di sisi lain, Djoko Purwoko mengatakan bahwa kemungkinan ada orang yang tidak suka dengan hubungan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan juga mantan ketua Sriwijaya FC, Dodi tersebut sehingga keluarlah isu itu.
"Kuitansi itu juga tidak ada kaitannya (narasi jual-beli jabatan manajer). Memang tidak boleh pesan tiket jauh-jauh hari? Saya pernah juga tinggal di luar negeri pesan tiket Liga Champions. Saya orang bola dan paham bagaimana pemesanan tiket," ucap Djoko Purwoko.
"Sangat bohong (jual beli-jabatan). Itu orang-orang politik dari pihak yang tak suka pak Dodi dan pak Ketum PSSI. Saya juga pernah ada di Ketua Umum PSSI era Pak Edy Rahmayadi, ya, kurang lebih begitu saja, polanya sama," tuturnya.
Dengan dipanggilnya Haris dan Djoko pun diharapkan semua permasalahan selesai dan akan ada klarifikasi yang jelas dari orang bersangkutan langsung.
Sebab PSSI juga sebelumnya memilih diam dan enggan banyak bicara terkait permasalahan isu jual beli jabatan manajer timnas U-19 Indonesia ptersebut.
Berita ini sudah tayang di Bolasport dengan judul PSSI Panggil Dua Nama Terkait Isu Manajer Timnas U-19 Indonesia Harus Bayar 1 Miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/pelatih-timnas-u-19-indonesia-shin-tae-yong-saat-memimpin-anak-asuhnya-latihan.jpg)