Breaking News:

Timnas U19 Indonesia

Ada Isu Jual Beli Jabatan Manajer Timnas U-19, PSSI Panggil Dua Orang Ini

Beredar kabar, ada penyerahan uang sebesar Rp 1 miliar ke PSSI untuk menjadi manajer Timnas U-19 Indonesia .

Editor: Rahmadhani
Twitter @PSSI
Pelatih Timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong saat memimpin anak asuhnya latihan 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar jual beli jabatan di PSSI kembali menyeruak. Kali ini berkaitan dengan jabatan manajer Timnas U-19 Indonesia.

Beredar kabar, ada penyerahan uang sebesar Rp 1 miliar ke PSSI untuk menjadi manajer Timnas U-19 Indonesia .

Isu tersebut diawali dengan Achmad Haris yang tengah menyetorkan uang mahar sebesar 100 ribu dolar Singapura atau setara Rp 1 miliar untuk menjadikan Dodi Reza Alex Noerdin yakni mantan bos Sriwijaya FC jadi manajer Timnas U-19 Indonesia.

Badan Yudisial PSSI  akhirnya memanggil Achmad Haris dan Djoko Purwoko terkait menyebarnya isu manajer timnas U-19 Indonesia yang dikabarkan harus bayar Rp 1 miliar.

Baca juga: Kompaknya Juventus dan AC Milan, Jadi Tim yang Belum Pernah Kalah di Liga Top Eropa

Menanggapi kabar soal manajer timnas U-19 Indonesia itu, PSSI akhirnya melangkah maju.

Badan Yudisual langsung bergerak memanggil sekertaris Sriwijaya FC, Achmad Harid dan Djoko Purwoko tersebut.

Diketahui bahwa ada bukti penyetoran kepada perwakilan PSSI di mana tertera nama Achmad Haris, dan yang menerima Djoko Purwoko.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa sebenarnya secara lisan pihaknya sudah mendapat laporan dari Haris dan Djoko.

Meski begitu, Yunus Nusi mengatakan pihak PSSI ingin mengetahui pernyataan lengkap dan resmi secara lembaga, sehingga mereka dipanggil.

"Kedua orang tersebut akan dipanggil oleh Badan Yudisial. Ketua Umum PSSI juga mendukung. Secara lembaga, PSSI perlu mengklarifikasi secara resmi agar semua pernyataannya bisa dipertanggung jawabkan," kata Yunus Nusi sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman PSSI.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved