Berita Tabalong

Anak Bekantan Temuan Warga di Tabalong Berumur Satu Tahun dan Diberi Nama Pinokio

Anak bekantan temuan di kebun karet sebelum dievakuasi KPH Tabalong ternyata sempat dipelihara warga yang menemukan.

Penulis: Dony Usman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/donyusman
Anak bekantan temuan warga yang diberi nama Pinokio 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG-Anak bekantan temuan di kebun karet sebelum dievakuasi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)  Tabalong ternyata sempat dipelihara warga yang menemukan.

Sekitar satu minggu warga Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Tabalong, yang menemukan sempat memelihara anak bekantan jenis kelamin jantan yang usianya sekitar 1 tahun ini.

Bahkan anak bekantan yang dalam kondisi sehat ini sempat diberi nama Pinokio atau dengan nama panggilan Pino.

Menurut Kasi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Zainal Abidin, Sabtu (7/11/2020), saat evakuasi dilakukan anak dari warga yang memelihara memang terlihat agak sedih.

Baca juga: Kesatuan Pengelolaan Hutan Tabalong Evakuasi Anak Bekantan Temuan dari Rumah Warga

"Kalau ayahnya ikhlas menyeragkan, tapi anaknya yang sempat terlihat sedih," ceritanya.

Ini juga terlihat si anak nampak terus menggendong bekantan sebelum di bawa petugas KPH Tabalong untuk dievakuasi.

"Jadi anak bekantan ini juga sudah diberi nama, namanya Pinokio, panggilannya Pino," katanya.

Meski sedikit ada drama sedih saat mau dievakuasi, karena bekantan ini termasuk yang dilindungi maka evakuaso tetap dilakukan.

Zainal juga mengimbau kepada masyarakat apabila ada menemukan bekantan atau hewan dlindungi lainnya bisa segera menghubungi pihaknya untuk dievakuasi lalu dilepasliarkan.

"Karena itu merupakan hewan liar dilindungi dan habitanya juta terancam punah," ujarnya.

Diketahui, seekor anak bekantan dievakuasi petugas KPH Tabalong dari rumah warga di Desa Simpung Layung, kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Jumat (6/11/2020) malam sekitar pukul 10.00 wita.

Pengakuan warga yang menemukan, anak bekantan itu ditemukan di kebun karet.

Ketika itu dalam keadaan terancam oleh sekumpulan anak-anak yang sedang bermain ketapel yang berusaha menangkapnya.

Kemudian anak bekantan itu dibawa warga tersebut ke rumah dengan
maksud menyelamatkannya.(Tribunkalteng.com/donyusman)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved