Berita Banjarbaru

Hari Ini, Kalsel Dikepung 14 Titik Api

Hari ini BMKG Kalsel merekam ada sebanyak 14 titik api. Paling baanyak Huku Sungai dan Balangan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: edi_nugroho
Foto dari satgas Udara BPBD Kalsel
Titik api salah satu di Kabupaten Kalsel. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Hari ini BMKG Kalsel merekam ada sebanyak 14 titik api. Paling baanyak Huku Sungai dan Balangan.

Untuk kawasan Banjarbaru hari ini kebakaran hutan tidak terlalu banyak. Hal ini karena adanya hujan yang mengguyur ketika Selasa (22/9/2020) siang.

Tapi ancaman karhutla masih terjadi di seputar Bandara. Hal ini terlihat pada hari sebelumnya yakni pada Senin (21/9/2020). Dimana Satgas darat siaga kebakaran hutan dan la

Terciduk Tak Pakai Masker, Pengunjung Pasar Batuah Martapura Kalsel Dihukum Push Up

han (karhutla) Kalsel, harus berjibaku menangani tiga titik api yang muncul di dekat Bandara Syamsudin Noor.

Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BPK, dinas kehutanan, dan lainnya kejar-kejaran dengan waktu memadamkan tiga titik api.
Titik pertama lahan yang sebelumnya terbakar dilakukan pembahasan ulang karena masih mengeluarkan asap.
Titik pertama berada di Jalan Karang Anyar 1 atau yang beberapa hari lalu sempat terbakar. Pembahasan ulang sekitar pukul 10 sampai 12 WITA.

Sekitar pukul 12.20 WITA api menyala di titik lain tepatnya di Jalan Darul Hijrah, Kecamatan Banjarbaru Utara. “Lokasi ke dua ini berhasil ditangani BPK Barokah dan Manggala Agni,” ujar Anggota Pos Lapangan II Satgas Darat Siaga Karhutla Kalsel, Serka Nanang Hadi.

Berikutnya api kembali muncul pada pukul 14.00 WITA di dekat SMP 9 tepatnya Kecamatan Landasan Ulin. Titik ke tiga lokasinya sangat sulit dijangkau satgas darat. Jalan dalam kondisi semak belukar dan tidak tersedia air.

Lokasi ke tiga merupakan titik yang sebelumnya juga terbakar. “Kendala air dan akses jalan membuat satgas darat tidak bisa bekerja maksimal, sehingga kami minta bantuan satgas udara untuk menerjunkan satgas udara. Water boombing diturunkan dan melakukan 45 kali pengeboman,” ujar anggota TNI AU ini.

Di Banjarbaru, ada lima titik yang punya tingkat kerawanan tinggi. Mulai kawasan Guntung Damar, Kecamatan Cempaka, Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang serta kawasan Guntung Manggis.

Lokasi yang mendapat perhatian lebih, termasuk dari Pemprov Kalsel yakni kawasan Guntung Damar dan Landasan Ulin yang dekat dengan bandara Syamsuddin Noor.

Dalam situasi pandemi covid-19, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tetap menjadi perhatian serius pemerintah Kota Banjarbaru.

Status siaga Karhutla sudah diberlakukan di Kota Banjarbaru sejak awal Agustus tadi. Sejumlah persiapan juga sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait karhutla di Kota Banjarbaru.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved