Breaking News:

Berita Sampit

Terbengkalai, Pasar Rakyat Mentaya Sampit Dibangun Dari Dana APBN Rp6 Miliar

Salah satu Pasar Rakyat Mentaya yang ada di Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tampak tidak terurus

tribunkalteng.com / faturahman
Pasar Rakyat Mentaya Sampit, Kotim Kalteng ini selesai dibangun tahun 2017 dengan dana APBN mencapai Rp6 miliar, namun sampai saat ini belum difungsikan sehingga terkesan terbengkalai. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Salah satu Pasar Rakyat Mentaya yang ada di Jalan Ahmad Yani, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tampak tidak terurus dan belum difungsikan sehingga pasar untuk pedagang ikan, daging sapi maupun ayam potong tersebut terkesan terbengkalai.

Pasar Rakyat Mentaya yang letaknya masih satu kawasan dengan Pasar Eks Mentaya, yang dulunya adalag kawasan perumahan dinas kehutanan saat ini sudah dibangun pasar yang rencananya akan dipakai oleh penjual daging sapi, ayam potong maupun penjual ikan.

Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Syahrini, Lia Ladysta Ajak Istri Reino Barack Damai

Reaksi Ruben Onsu Melihat Kedekatan Cita Citata dengan Jordi Onsu, Suami Sarwendah Ogah Ikut Campur

Namun pasar yang menghadap Jalan Ahmad Yani merupakan jalan protokol di Sampit ini meski pembangunannya menggunakan dana APBN yang menghabiskan Rp6 miliar sudah rampung sejak tahun 2017 lalu , faktanya hingga kini belum juga difungsikan, yang kabarnya juga belum memiliki IMB.

Pantauan di Lokasi Pasar Rakyat Jalan Ahmad Yani Sampit, Jumat (18/9/2020) bangunan yang menghabiskan dana APBN hingga Rp6 miliar tersebut, tampak tidak terurus beberapa bagian flapon bangunan malah sudah tampak rusak, debu dan rumput di halaman mulai meninggi, pasar tampak terbengkalai.

Bukan hanya itu, pasar tersebut juga tidak diminati penjual ikan karena lokasinya yang jauh dari sungai dan selama ini para penjual sembako maupun penjual ikan dan daging ayam lebih suka berjuala di pasar ikan yang sudah dibangun di samping Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit.

"Kami sejak lama berjualan di Pasar ikan yang ada di samping gedung pusat perbelanjaan mentaya, karena untuk mendapatkan pasokan ikan bisa langsung mengambil dari kapal penangkap ikan yang singgah di dermaga pasar ikan, itu sudah kami geluti sejak dulu," ujar Amat salah satu pedagang di Pasar Ikan Sampit. (tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved