Breaking News:

Berita Banjarmasin

Tak Taat Protokol Kesehatan, Denda Penerapan Perwali Terkumpul Nyaris Rp 8 juta

Terhitung sejak awal bulan tadi tepatnya 1 September 2020 lalu, Pemko Banjarmasin resmi menerapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 68 Tahun 2020 t

Penulis: Frans
Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Salah seorang warga sedang membayar denda administratif karena terjaring melanggar Perwali. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM BANJARMASIN - Terhitung sejak awal bulan tadi tepatnya 1 September 2020 lalu, Pemko Banjarmasin resmi menerapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 68 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan dan penegakan hukum protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Banjarmasin.

Penerapan perwali yang juga mengatur sanksi kepada masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan ini, dilakukan oleh aparat Satpol PP, yang dibantu juga oleh anggota TNI dan Polri.

Dan dari hasil giat yang hampir setiap hari dilaksanakan di semua kecamatan di Banjarmasin ini, tercatat 800 pelanggaran.

Gerebek Pesta Sabu, Lima Pria di Tabalong Kalsel Diamankan Petugas Gabungan

Bergantian Masuk WC, Ratusan Anggota Polresta Banjarmasin Kalsel Ditest Urine

Wow, Sampai Juli 2020 Air Terjun Bajuin Tala Telah Dikunjungi 8.900 Orang

"Selama 10 hati pelaksanaan, didapatkan pelanggaran sebanyak 807. Ada yang berupa sanksi melakukan pekerjaan sosial, teguran tertulis hingga teguran lisan dan tertulis," kata Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina Jumat (12/9/2020) siang.

Dirincikan oleh Ibnu Sina, bahwa dari total 807 pelanggaran tersebut, yang mendapat sanksi melakukan pekerjaan sosial sebanyak 383 orang, sebanyak 319 dalam bentuk teguran lisan dan tertulis, serta 105 orang mendapat sanksi denda administratif.

Menariknya untuk 105 pelanggar yang memilih sanksi denda administratif ini, uang yang berhasil dikumpulkan sudah hampir delapan juta.

"Total denda yang dibayarkan Rp 7.885.000," kata Ibnu Sina.

Meskipun demikian, Ibnu Sina juga menggarisbawahi bahwa sanksi berupa denda bukanlah menjadi target dalam penerapan perwali.

"Ini untuk memberikan efek pendisiplinan, dan target yang didapat bukan uang denda yang didapat tetapi semakin disiplin," jelasnya.(Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved