Berita Kapuas

Kapuas Lepas Status Desa Tertinggal, Ini Harapan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa

Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan ukuran tingkat perkembangan desa berdasarkan tipologinya. Berdasarkan hasil pengukuran Tahun 2020 terhadap 214

Tayang:
Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, Yanmarto 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan ukuran tingkat perkembangan desa berdasarkan tipologinya. Berdasarkan hasil pengukuran Tahun 2020 terhadap 214 Desa di Kabupaten Kapuas telah menunjukan hasil yang menggembirakan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kapuas, Yanmarto, Rabu (2/9/2020).

"Pada tahun 2019 secara umum IDM Kapuas masih berada pada status tertinggal, namun untuk tahun 2020 Kabupaten Kapuas telah berhasil meningkatkan statusnya menjadi Berkembang," katanya.

Ia juga menjelaskan pengukuran IDM yang dikembangkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sejak tahun 2015 itu didasarkan pada 3 (tiga) indikator utama.

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polsek Timpah Patroli di Sekitar Lokasi Bank

Forum Nazhir Wakaf Kabupaten Kapuas Kalteng Dibentuk, Ini Ketuanya

Meliputi Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indek Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).

"Indikator yang dikembangkan dalam IDM berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan, dimana aspek sosial, ekonomi dan ekologi menjadi faktor yang saling mengisi dalam menentukan status kesejahteraan masyarakat desa," terangnya.

Lebih lanjut, Yanmarto menjelaskan hasil pengukuran IDM Tahun 2020 di Kabupaten Kapuas adalah menunjukan trend yang positif.

Dengan telah munculnya satu Desa dengan status Desa Mandiri untuk pertama kali di Kabupaten Kapuas yaitu Desa Bungai Jaya di Kecamatan Basarang.

Selanjutnya jumlah Desa Maju bertambah dari 6 di tahun 2019 menjadi 8 desa di tahun 2020.

Kemudian jumlah Desa Berkembang bertambah dari 59 desa di tahun 2019 menjadi 94 desa di tahun 2020.

Sedangkan Desa Tertinggal berkurang dari 116 di tahun 2019 menjadi 104 desa di tahun 2020 dan Desa Sangat Tertinggal berkurang dari 30 Desa di tahun 2019 menjadi 7 Desa di tahun 2020.

Untuk 3 (tiga) indikator utama meliputi Indeks Ketahanan Sosial (IKS) dengan capaian 0,70.

Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dengan capaian 0,45 dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL) dengan capaian 0,63.

Sehingga capaian rata rata Kabupaten Kapuas mencapai 0,60 atau dengan kriteria status Berkembang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved