Breaking News:

Wabah Virus Corona

Muncul Klaster Perkantoran, DPRD Minta Pemprov Jakarta Lakukan Banyak Sidak Covid-19 ke Perusahaan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN Zita Anjani mengusulkan agar Pemprov DKI melakukan sidak ke perkantoran dan perusahaan di Jakarta terkait

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (9/9/2019). Zita ditunjuk menjadi wakil ketua DPRD DKI oleh partainya. 

Editor : Didik Trio Marsidi
TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Munculkan klaster perkantoran di DKI Jakarta mendorong Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani mengusulkan Pemprov DKI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perkantoran dan perusahaan.

Usulan ini tak lepas dari munculnya klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran dalam beberapa waktu terakhir.

Zita khawatir, perkantoran maupun karyawan tak menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan sehingga bakal semakin banyak yang tertular virus dengan nama resmi SARS-CoV-2.

"Lakukan banyak sidak, misalnya perkantoran jadi klaster baru Covid-19, sidak saja, pada pakai masker enggak, saya kira banyak yang santai buka masker dan ngobrol dekat-dekat," ucap Zita saat dihubungi, Rabu (29/7/2020).

Putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menilai bahwa masyarakat saat ini sudah menganggap "kondisi normal" sehingga banyak yang melanggar protokol kesehatan.

Head to Head Jelang Live Streaming Sampdoria vs AC Milan di Liga Italia, Ibrahimovic Main

Mantan PM Malaysia Najib Razak Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara dan Denda US$ 49,38 Juta

"Kalau saya melihat sudah banyak warga DKI mulai bebas. Udah tidak 3M (memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman 1-2 meter, mencuci tangan sesering mungkin) lagi, saya kira perlu pengawasan," kata dia.

Zita setuju jika ada perkantoran yang melanggar perotokol kesehatan harus dilakukan penutupan sementara.

"Lihat saja kalau kantor enggak taat protokol tutup saja, jangan mentang-mentang sudah buka, lalu bebas. Penyakit orang Indonesia memang begitu, meremehkan," tuturnya.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, rerdapat 440 pegawai terpapar corona dari 68 perkantoran ibu kota.

Berikut datanya:

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved