Breaking News:

Internasional

Mantan PM Malaysia Najib Razak Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara dan Denda US$ 49,38 Juta

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda RM 210 juta (US$ 49,38 juta)

MOHD RASFAN / AFP / GETTY
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak meninggalkan pengadilan di Kuala Lumpur, Rabu (3/4/2019). Ia mejalani sidang perdana skandal korupsi 1MDB dengan tuduhan memasukkan jutaan dolar ke dalam rekeningnya sendiri. 

TRIBUNKALTENG.COM - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda RM 210 juta (US$ 49,38 juta) Selasa (28/72020).

Najib Razak dihukum karena penyalahgunaan kekuasaan dalam skandal multi-miliar dollar dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Pengadilan juga menghukum Najib masing-masing 10 tahun penjara atas tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan dan tiga tuduhan pencucian uang.

Sebab, secara ilegal dia menerima hampir US$ 10 juta dari mantan unit 1MDB, SRC International  ke rekening bank pribadinya pada 2014 dan 2015.

Guru dan Dosen PNS Kini Dapat Jatah Cuti Tahunan

“Saya menemukan, penuntutan telah berhasil membuktikan kasusnya tanpa keraguan. Karena itu, saya menganggap terdakwa bersalah dan menghukum terdakwa atas ketujuh tuduhan itu," kata Hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur Mohamad Nazlan Mohamad Ghazali saat membacakan putusan seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Total, Najib dijatuhi hukuman penjara selama 72 tahun.

Tapi, Hakim memerintahkan hukuman penjara berjalan bersamaan. Sehingga, Perdana Menteri Malaysia periode 2009-2018 ini hanya menjalani hukuman 12 tahun penjara saja.

Tetapi, pengacara Najib segera meminta penundaan eksekusi hukuman.

Muhammad Shafee Abdullah, pengacara Najib, mengatakan, Najib hanyalah seorang perdana menteri yang terlalu percaya dan tidak melakukan kesalahan.

“Dia bahkan belum pernah melanggar peraturan lalu lintas," ujarnya seperti dilansir Channelnewsasia.com.

“Dia hanya bersalah karena memercayai orang-orang yang seharusnya menjalankan perusahaan, baik SRC maupun 1Malaysia Development Berhad. Dia bukan satu-satunya perdana menteri yang memiliki kelebihan,” sebut Shafee.

Ketua Jaksa Penuntut V. Sithambaram mencatat, tidak ada Perdana Menteri Malaysia lainnya yang dihukum di pengadilan.

"Kasus ini telah mencoreng citra negara," tegasnya.

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Tok, Najib Razak dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda US$ 49,38 juta

Editor: Rahmadhani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved