Breaking News:

Berita Kapuas

Pembawa Ribuan Butir Obat di Kapuas Diamankan, Inilah Ancaman Hukumannya

Lelaki berinisial PJ (39) hanya bisa pasrah ketika sedang berkendara dan dicegat aparat kepolisian dari Satresnarkoba Polres Kapuas, Kalimantan Teng

Foto Satresnarkoba Kapuas
OBAT TERLARANG-Jajaran Satresnarkoba Polres Kapuas saat mengamankan pembawa ribuan butir sediaan farmasi tanpa izin dan puluhan botol alkohol. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Lelaki berinisial PJ (39) hanya bisa pasrah ketika sedang berkendara dan dicegat aparat kepolisian dari Satresnarkoba Polres Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Saat digeledah, warga Sei Jangkit Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas itu kedapatan membawa ribuan butir obat terlarang hingga puluhan botol alkohol.

Pelaku pun langsung diamankan beserta sejumlah barang bukti yang didapat saat penggeledahan oleh pihak berwajib.

Penangkapan ini dilakukan pihak kepolisian, Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 16.00 WIB sore lalu di Jalan Handel Perwira Kilometer 9 Desa Anjir Serapat Barat Kecamatan Kapuas Timur.

Omas Meninggal Dunia, Jarwo Kuat: Terima Kasih Sudah Menghibur Masyarakat Indonesia

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kasatresnarkoba Iptu Suherman dikonfirmasi, Jumat (17/7/2020) membenarkan pihaknya ada mengamankan pelaku tersebut.

"Pengungkapan ini hasil penyelidikan di lapangan, menindaklanjuti informasi yang didapat sebelumnya," kata Kasatresnarkoba.

Dilanjutkannya, tak ada perlawanan saat pihaknya mengamankan pelaku pembawa sediaan farmasi tanpa ijin edar dan alkohol tersebut.

"Pelaku kedapatan membawa 5000 butir obat merk dextromethorphan dan 50 keping obat merk seledryl," bebernya.

Selain itu, lanjutnya, diamankan pula 47 botol kecil alkohol 95 persen merk cap gajah.

"Serta dua plastik warna hitam dan motor yamaha warna biru yang digunakan sebagai sarana," tambahnya.

Satpol PP dan Damkar Kapuas Tertibkan Banner dan Spanduk di Trotoar, Amankan Hak Pedestrian

Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Kapuas guna mengikuti rangkaian penyelidikan dan untuk mengembangkan asal obat tanpa izin yang dimilikinya.

Kini, pelaku pembawa sediaan farmasi tanpa ijin edar dan alkohol itu pun diketahui mendekam di balik jeruji tahanan Mapolres Kapuas.

Bersiap mempertanggungjawabkan perbuatannya, sebagaimana aturan yang berlaku.

"Pelaku terancam Pasal 197 jo Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan," pungkasnya.(Tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved