Korea Utara

Diperkuat Armada Kuno, Tapi Tentara Korea Punya Kekuatan Ini yang Tetap Harus Diwaspadai

Meski punya nukir, militer Korea Utara masih dipersenjatai dengan sejumlah kendaraan militer yang kuno.

REUTERS
Tembakan artileri selama latihan artileri Korea Utara yang terbesar yang menandai ulang tahun ke-85 pembentukan Tentara Rakyat Korea (KPA) pada tanggal 25 April 2017. 

TRIBUNKALTENG - Meski punya nukir, militer Korea Utara masih dipersenjatai dengan sejumlah kendaraan militer yang kuno.

Tentara Angkatan Udara Rakyat Korea Utara (KPAAF) juga bukan angkatan terkemuka di dunia. Namun, pasukan Korea Utara secara fanatik mengabdikan diri pada Kim Jong Un dan rezimnya.

Rezim Kim sendiri lebih menyerupai monarki Konfusianisme dengan gaya Stalinis daripada Komunisme gaya Soviet.

Kelangsungan hidup rezim bermakna kelangsungan hidup mereka (tentara) itu mengapa mereka mendedikasikan hidup mereka untuk pemimpin tertinggi negara itu, Kim Jong Un.

Ditangkap Usai Begal Taksi Online, Juru Parkir Ini Sebut Terlilit Hutang Rp 2,5 juta

Wujudkan Food Estate di Eks Lahan PLG Kalteng, Tahap I Ini Pemerintah Siapkan Lahan 30.000 Hektare

Tentara KPAAF yang fanatik bahkan bisa menggunakan dengan efek lihai senjata kuno milik negara itu dalam menyerang musuh mereka.

Melansir The National Interest, di antara pesawat yang paling kuno dan usang di Angkatan Udara Korea Utara adalah Shenyang J-5 salinan China dari Mikoyan Gurevich MiG-17 Fresco era 1950-an.

Selain itu ada juga Shenyang J-6 dan 97 kendaraan supersonik yang sudah usang.

 

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melambai kepada para penampil Pentas Seni Massal (Mass Games) di Pyongyang Senin (3/6/2019).
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melambai kepada para penampil Pentas Seni Massal (Mass Games) di Pyongyang Senin (3/6/2019). (KCNA via BBC)

* Korut masih simpan kendaraan perang tank tipe 59 kuno warisan China

Cerita mengenai warisan China akan kendaraan perang tank tipe 59 bermula pada 1950.

aat itu, pemerintah China terlibat dalam Perang Korea dan mulai memperoleh banyak kendaraan tank dari Uni Soviet di bawah perjanjian bersekutu Sino-Soviet.

Halaman
123
Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved