Berita Sampit

VIDEO Jalan Penghubung Sampit-Kuala Pembuang Ambruk, Begini Kondisinya

Jalan berupa box culvert arah Sampit menuju Pantai Ujung Pandaran, maupun Warga Kuala Pembuang (Seruyan) yang ingin menuju Sampit

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Warga Sampit yang ingin melintas di Jalan arah Sampit menuju Pantai Ujung Pandaran, maupun Warga Kuala Pembuang (Seruyan) yang ingin menuju Sampit harus berhati-hati. Soalnya jalan penghubung jalur darat satu-satunya menghubungkan dua kabupaten tersebut ambruk.

Jalan box culvert yang berada di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ini hingga, Kamis (18/6/2020) dalam keadaan ambruk pada salah satu jalurnya, akibat arus deras air anak Sungai Mentaya atau selokan yang ada di kawasan tersebut.

Gandeng Jagau Linga dan Bawi Kameluh Pariwisata Kapuas, Informasikan Pencegahan Covid-19

Kejadian tersebut sejak sepekan yang lalu, sehingga membuat warga dari Kuala Pembuang maupun yang ingin ke Sampit maupun sebaliknya menjadi was-was untuk melintas di satu jalur tersebut, karena khawatir sisi lainnya juga akan ambruk bila ada hantaman arus deras air sungai.

Kerawanan bagi pengendara terutama saat melintas jalan tersebut pada malam hari, karena kondisi jalan gelap dan ketika pengendara tidak tahu jalan tersebut ambruk bisa mengakibatkan kendaraan masuk ke titik jalan yang ambruk tersebut pada sisi kiri jalan.

Sekda Kalteng Serahkan Permendagri tentang Batas Daerah kepada Pemkab

Nasir salah satu pengendara yang lewat di lokasi tersebut pada malam hari mengaku nyaris saja masuk ke jalan yang runtuh tersebut, karena sebelumnya belum tau saat lewat di jalan tersebut."Saya lewat malam hari saat awal jalan itu ambruk, untung saja ada yang memberikan tanda di sekitar jalan ambles tersebut sehingga saya ambil sisi yang masih aman untuk dilewati," ujarnya.

Pada sisi jalan yang masih bisa dilewati kendaraan, oleh instansi terkait diperkuat dengan memasang besi plat tebal dibagian atas jalan sehingga kendaraan lewat bergantian, selama jalur jalan yang ambruk masih dalam perbaikan oleh instansi teknis yang masih bekerja.

Jalan Darat Sampit-Kualapembuang Ambruk Dihantam Arus Deras Sungai Mentaya

Informasi dari, Kepala Desa Sei Ijum Raya, Samsul , mengungkapkan, box culvert jalan tersebut, ambruk seminggu yang lalu pas saat itu malam hari, disaat air dari arah sungai Mentaya sedang pasang dan deras. Dia mengatakan, untuk warga yang melakukan perjalanan malam hari memang harus berhati-hqti."Kami sudah pasang lampu agar terlihat pengendara," ujarnya. (Tribunkalteng.com /Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved