Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Tiga Orang Reaktif, Ratusan Pedagang PPM Sampit Ikut Rapid Test

Tiga orang ini masih akan diambil sampel swab menggunakan alat PCR untuk memastikan apakah positif atau negatif covid-19.

tribunkalteng.com/fathurahman
Sebanyak 141 orang pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar Sampit, mengikuti pemeriksaan Rapid Test di atrium PPM Sampit 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - 141 orang pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) di Jalan Iskandar, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengikuti rapid test, tiga diantaranya reaktif.

Namun tiga orang ini masih akan diambil sampel swab menggunakan alat PCR untuk memastikan apakah positif atau negatif covid-19.

Rapid Test merupakan tes awal yang diperiksa melalui sampel darah.

"Ada seratus lebih pedagang yang mengikuti pemeriksaan Rapid Test yang digelar Tim Gugus Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Kabupaten Kotim di PPM. Hasilnya ada tiga orang yang reaktif," ujar Multazam, Juru Bicara (Jubir) TGPP Kotim.

Ini Rasanya Berenang di Danau Beracun yang Terlihat Indah, Simak Cerita dan Faktanya

Anda Mengeluhkan Cuaca Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini? Berikut Penjelasan dan Tips dari BMKG

Cara Kalibrasi Arah Kiblat saat Matahari di Atas Kabah pada Akhir Mei 2020 Ini

Dikatakan dia, pihaknya melakukan rapid test tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Kotim, khususnya di kawasan PPM.

"Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan di PPM tetapi juga di beberapa pasar yang ada di Kotim," ujarnya.

Pemeriksaan Rapid Test tersebut dilakukan di atrium PPM Sampit.

Petugas kesehatan yang melakukan rapid test menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap sehingga menjadi perhatian pengunjung dan pedagang, sejak awal tim gugus masuk ke kawasan PPM tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan darah dari ratusan pedagang dan diketahui ada tiga pedagang yang reaktif, tim gugus kemudian lakukan pendataan.

Ketiga orang itu masuk orang dalam pemantauan (ODP) dan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri sembari menunggu pemeriksaan swab.

H Ruslan Abdul Gani salah satu pedagang di PPM Sampit, Kamis (27/5/2020) mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya rapid test untuk pedagang di pasar terbesar di Kotawaringin Timur tersebut.

Rapid test tersebut tanpa biaya, banyak yang bersedia, sehingga bisa dideteksi penyebaran Covid-19 di PPM.

"Kami sangat berterima kasih dengan adanya rapid test yang dilakukan oleh TGPP Kotim, karena pemeriksaanya gratis, selama ini pedagang memang merasa ketakutan dengan adanya wabah Corona, diharapkan pemeriksaan dilakukan secara rutin agar bisa mendeteksi penyebaran virus Corona," ujar mantan Ketua Pengurus PPM Sampit ini.

tribunkalteng.com/ Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved