Berita Nasional
Anda Mengeluhkan Cuaca Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini? Berikut Penjelasan dan Tips dari BMKG
Anda salah satu mengeluhkan cuaca panas dan gerah akhir-akhir ini? Nah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) punya penjelasan dan tips
Editor: Syaiful Akhyar
TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Anda salah satu yang mengeluhkan cuaca panas dan gerah akhir-akhir ini? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menjelaskan bahwa udara yang terasa panas dan gerah itu bagian fenomena yang muncul di musim kemarau.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs Herizal MSi, mengatakan suasa gerah secara meteorologis disebabkan oleh suhu udara yang panas disertai dengan kelembapan udara yang tinggi.
"Fenomena udara gerah sebenarnya adalah fenomena biasa pada saat memasuki musim kemarau," kata Herizal dalam keterangan tertulisnya.
Menurut dia, kelembapan udara yang tinggi menyatakan jumlah uap air yang terkandung pada udara. Semakin banyak uap air yang dikandung dalam udara, maka akan semakin lembap udara tersebut.
• Peringatan Dini BMKG, Banjir Rob Landa Sebagian Wilayah Indonesia, Berikut Daftar Wilayahnya
• Cara Kalibrasi Arah Kiblat saat Matahari di Atas Kabah pada Akhir Mei 2020 Ini
• Kapuas Ajukan PSBB ke Kemenkes, Alasannya Ini
• Rapid Test Massal Digelar Pemkab Kapuas, Hasilnya Begini
"Apabila suhu meningkat akibat pemanasan matahari langsung karena berkurangnya tutupan awan, suasana akan lebih terasa gerah," ujar dia.
Selain itu, udara yang panas dan gerah juga lebih terasa bila hari menjelang hujan. Sebab, udara lembap melepas panas laten dan panas sensibel yang menambah panasnya udara akibat pemanasan permukaan oleh radiasi matahari.
Catatan suhu udara Berdasarkan laporan pencatatan meteorologis suhu maksimum udara yang biasanya terjadi pada siang atau tengah hari di Indonesia dalam lima hari terakhir ini berada dalam kisaran antara 34 hingga 35 derajat celcius.
Berikut daftar wilayah dan suhu maksimum yang tercatat selama lima hari di Indonesia.
- Sentani, Papua tercatat suhu udara mencapai maksimum lebih dari 36 derajat celsius
- Soekarno Hatta, Jakarta mencapai suhu udara tertinggi 35 derajat celsius
- Kemayoran, Jakarta mencapai suhu udara tertinggi 35 derajat celsius
- Tanjung Priok, Jakarta mencapai suhu udara 34,8 derajat celsius
- Ciputat, Tangerang mencapai suhu udara 34,7 derajat celsius
- Tanjung Perak terukur suhu udara mencapai 35 derajat celsius
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/cuacapanass.jpg)