Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pembangunan Jalan Layang di Bukitrawi Kalteng Belum Tuntas, Anggaran Tersedot ke Sini

Banjir kali ini meluas hingga ke desa lainnya pada jalur yang sama di Desa Penda Berania tak jauh dari Desa Bukitrawi.

polda kalteng
Banjir yang melanda Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulangpisau, Kalteng, tepatnya di Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukitrawi hingga ke Desa Penda Beramai 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pengendara dari arah Palangkaraya, menuju Buntok maupun sebaliknya yang melintas di Kawasan Jalan Banjir Desa Bukitrawi Kecamatan Kahayan Tengah, merasa terganggu dengan kondisi banjir di kawasan tersebut.

Bahkan, banjir kali ini meluas hingga ke desa lainnya pada jalur yang sama di Desa Penda Berania tak jauh dari Desa Bukitrawi.

Pengendara berharap pembangunan Jalan Layang atau Pileslab di Bukitrawari bisa dituntaskan.

Tetapi pembangunan Pilespab itu belum menanggulangi jalan banjir trans Kalimantan poros tengah secara keseluruhan, karena masih ada desa lainnya yang rawan banjir.

Jalan Bukitrawi Kalteng Terendam, Banyak Mobil Tertahan di Lokasi Menghindari ini

RESMI! Laboratorium Swab Covid-19 RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Beroperasi

Bekas Senjata Rahasia Musuh Agen 007 Topi Bowler Film James Bond Goldfinger Laku Rp 565 Juta

Pembangunan jalan layang Bukitrawi hanya sekitar 3 kilometer, terutama titik paling parah.

Namun pembangunannya masih belum dilanjutkan, meskipun sesuai target, penyelesaiannya akan dirampungkan 2021 ini.

Diperkirakan, pembangunan tersebut tidak bisa terealisasi segera penyelesaiannya, karena kondisi wabah Covid-19 yang belum juga berakhir.

Kabarnya, anggaran pembangunan dari pusat juga tersedot untuk penanganan Covid -19.

"Sebagian jalan layang sudah dibangun, tetapi belum tuntas pembanguannya secara menyeluruh, karena pembangunan Pileslab arah Palangkaraya -Buntok baru di Bukitrawi sejauh tiga km titik yang terparah," ujar Kepala PUPR Kalteng, Salahudin.

Banjir yang menggenangi jalan Trans Kalimantan Poros Tengah menghubungkan Palangkaraya ke Buntok, Kabupaten Barito Selatan maupun Gunungmas, kali ini cukup luas dampaknya tidak hanya terjadi di Desa Bukitrawi tetapi hingga ke Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulangpisau.

tribunkalteng.com/Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved