Breaking News:

Berita Palangkaraya

Jalan Bukitrawi Kalteng Terendam, Banyak Mobil Tertahan di Lokasi Menghindari ini

Saat banjir meninggi di kawasan ini, ada beberapa mobil yang terpaksa tertahan di lokasi tersebut, karena ban mobil mengalami masalah.

polda kalteng
Banjir yang melanda Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulangpisau, Kalteng, tepatnya di Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukitrawi hingga ke Desa Penda Beramai 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga yang ingin melintas di Jalan Bukitrawi arah Palangkaraya ke Kabupaten Gunungmas, hingga ke sejumlah Kabupaten di DAS Barito atau ke Kalsel lewat Trans Kalimantan Poros Tengah ini harus berhati-hati, karena jalan banjir rawan merusak kendaraan.

Ketinggian air hampir mencapai selutut orang dewasa.

Pada sore hari, debitnya meninggi, apalagi jika ditambah hujan yang turun mengguyur kawasan tersebut, air meluap hingga ke jalan umum.

Saat banjir meninggi di kawasan ini, ada beberapa mobil yang terpaksa tertahan di lokasi tersebut, karena ban mobil mengalami masalah.

RESMI! Laboratorium Swab Covid-19 RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Beroperasi

Bekas Senjata Rahasia Musuh Agen 007 Topi Bowler Film James Bond Goldfinger Laku Rp 565 Juta

Sopir terpaksa menunggu berjam-jam sampai ada bantuan datang ke lokasi tersebut.

"Ya, benar memang harus berhati-hati karena lokasi jalan tersebut sore hari biasanya airnya meninggi, karena air sungai meluap hingga ke jalan,rawan bagi kendaraan yang lewat," ujar Nasrudin, warga Palangkaraya, yang lewat jalan tersebut," Rabu (6/5/2020).

Untuk memperlancar lalulintas kawasan banjir tersebut, Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Telabang 2020 melakukan pengecekan dan pengaturan lalu lintas di Jalan lintas Palangkaraya-Kuala Kurun (Gunungmas) tepatnya di Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengan Kabupaten Pulangpisau, Kalteng, sejak, Senin (4/5/2020) siang.

Kegiatan pengaturan dipimpin Kasatgas Kamseltibcarlantas Kompol Reinaldi Oktavian dengan sistem buka tutup.

Kendaraan yang diatur lewat jalan tersebut dibagi 15 kendaraan roda empat dan roda enam.

Sedangkan kendaraan roda dua atau sepeda motor saat air pasang, bisa estafet dengan menggunakan perahu kelotok masyarakat setempat untuk melewati genangan air.

Namun informasi terhimpun, saat ini banjir berangsur surut.

tribunkalteng.com / Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved