Dua Anggota Banser Dikafirkan Lantaran Menolak Teriak Takbir, Trending Twitter

Dalam video tersebut, terlihat 2 orang Banser mengenakan seragam bicara dengan seorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka.

YOUTUBE via Tribunjateng.com
Dua Anggota Banser Dikafirkan Gegara Menolak Teriak Takbir, Trending Twitter. 

"Ya udah, takbir," ucap pria berkaus hitam.

"Buat apa?" tanya Anggota Banser.

"Kok buat apa? Kafir dong lu! Eh tar dulu takbir dulu kalau muslim, orang Islam harus takbir," ujar pria berkaus hitam itu.

"Islam itu cukup ucapkan kalimat syahadat," jawab Anggota Banser.

Mendengar jawaban tersebut pria berkaus hitam kemudian menyatakan kalau kalimat syahadat adalah ucapan bagi orang di luar Islam yang hendak masuk Islam.

Dia meminta anggota Banser itu untuk tak mengajarinya dan kemudian memaki kedua anggota Banser itu sambil mengancam akan mencegat keduanya serta menyebut-nyebut jawara.

Kedua anggota Banser itu kemudian pergi menggunakan sepeda motor.

Llau, video berdurasi 1 menit 2 detik itu viral.

Melalui akun Nadhatul Ulama @nahdlatululama, menuliskan cuitan untuk menanggapi video tersebut.

Akun @nahdlatululama menegaskan bahwa islam yang baik tidak mudah mengkafirkan orang.

Setelah itu, akun @nahdlatululama menyebut dalam video tersebut adalah Eko, anggota Banser di Depok.

"Islam yang benar tidak mudah mengkafirkan. Peristiwa ini terjadi di Pd. Pinang, Jaksel. Eko adalah Kader Banser kota Depok yang membanggakan, tdk emosional & menjawab dengan akhlaq terpuji. Sementara yg memaksa takbir ini, justru mencoreng wajah Islam dengan paksaan dan makian," tulis akun @nahdlatululama.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi tengah menyelidiki dugaan persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama ( Banser NU).

Peristiwa itu terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/12/2019), dan viral di media sosial.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved