Viral Video Youtuber Iyus Sinting Tendang Kakek, Mengaku Emosi Gara-gara Ini
Sebuah video seorang cucu menendang kakeknya hingga tersungkur di lantai, viral beredar di dunia maya. Ternyata pelakunya juga youtuber yang memakai a
TRIBUNKALTENG.COM, KENDAL - Sebuah video seorang cucu menendang kakeknya hingga tersungkur di lantai, viral beredar di dunia maya. Ternyata pelakunya juga youtuber yang memakai akun Iyus Sinting.
Peristiwa itu terjadi di Limbangan, Boja, Kendal.
Tindakan penganiayaan itu dikarenakan pelaku emosi lantaran dirinya mendapati pakan ikan tersebar di kolam yang diperuntukkan untuk mandi.
Yang memberikan pakan ikan itu yakni sang kakek Wasidi karena dalam kolam itu baru dimasukan ikan oleh sang kakek.
Belakangan diketahui bahwa pelaku yakni Yusminardi (22) dan korban adalah Wasidi (65). Keduanya merupakan warga Desa Kedungbata, Kecamatan Limbangan, Kendal.
• Viral Tukang Jagal Pingsan Ditendang Sapi Kurban, 5 Gigi Sampai Copot
• Kapolsek Nyabu Dicopot dari Jabatan, Kapolda Langsung Perintahkan Ini
• Nenek 60 Tahun Terciduk Satpol PP Tengah Bermesraan dengan Brondong 21 Tahun di Hotel
Kapolsek Limbangan, Iptu Agus Riyanto mengatakan bahwa kejadian penganiayaan itu terjadi pada Minggu (17/11). Namun video tersebut baru tersebar para Rabu (20/11) petang.
"Pelaku emosi, karena saat mandi dirinya mendapati kolam untuk mandi berisi pakan ikan, bahkan pakan ikan itu masuk ke dalam mulutnya, maka dari itu pelaku langsung emosi," ujarnya, Kamis (21/11).
Ia mengatakan yang merekam aksi penaniyaan terhadap Wasidi yakni cucu Wasidi lainnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Ia mengatakan bahwa video itu rencananya hendak dilaporkan kepada orangtuanya namun malah tersebar di media sosial.
"Saat ini kami telah amankan, kami akan bawa di Polres Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Kasus penganiayaan kakek oleh cucu di kecamatan Limbangan saat ini tengah diatasi oleh Polres Kendal.
Keduanya yakni Yusminardi (22) dan Wasidi (25) dimintai keterangan oleh petugas kepolisian atas video yang viral itu.
Dalam pemeriksaan itu, keduanya dipisah di dua ruangan berbeda. Wasidi dimintai keterangan di ruang SPKT dan Yusminardi diperiksa diruang Unit PPA.
Meski telah dianiaya oleh cucunya sendiri, Wasidi meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak menahan cucunya.
Ia tak rela cucunya yang ia asuh sejak kecil merasakan dikurung di jeruji besi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribunkaltengcom-viral-cucu-tendang-kakek.jpg)