Kabar Dunia

Video Ribuan Anggota ISIS Kabur dari Penjara Kurdi Suriah

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) merilis sebuah videi di yang Twitter menunjukkan anggota kelompok ISIS kabur dari penjara di perbatasan Turki.

Twitter
Tangkap layar video anggota kelompok ekstremis ISIS kabur dari penjara di perbatasan Turki. 

TRIBUNKALTENG.COM, QAMISHLI - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) merilis sebuah videi di yang Twitter menunjukkan anggota kelompok ISIS kabur dari penjara di perbatasan Turki.

"Teroris ISIS melarikan diri dari penjara Jirkin di Qamishli, sebagai hasil dari pemboman Turki," jelas SDF dalam kicauan di Twitter.

Anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) kabur dari penjara yang dikelola Kurdi setelah ISIS mengklaim bertanggung jawab atas bom mobil yang meledak di kota Kurdi pada Jumat (11/10/2019).

Dilansir Daily Mirror Minggu (13/10/2019), penyerangan Ankara buntut keputusan Presiden AS Donald Trump yang menarik pasukan dari Suriah.

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Diduga Terkait Penusukan Wiranto, Ada Jaket Bertulis ISIS

Ibu Ini Pamer Pakai 3 Kg Perhiasan Emas di Tubuhnya, Viral di Medsos

Peduli Ambon, Warga dan Polisi di Palangkaraya Galang Bantuan Dana

Dalam video yang dirilis SDF, lima anggota ISIS bisa melarikan diri begitu saja setelah membuka pintu penjara, dan dilanjutkan membuka pintu lain dengan orang berhamburan keluar.

Upaya kabur itu terjadi setelah ISIS mengklaim bertanggung jawab atas bom mobil yang meledak di kota Kurdi pada Jumat (11/10/2019).

Di saat bersamaan sekitar 100 km jauhnya, perempuan yang diduga anggota ISIS menyerang penjaga keamanan di kamp pengungsi Al-Hawl.

Ankara dan pemberontak Suriah yang didukungnya membombardir pertahanan Kurdi dari darat dan udara sejak Rabu pekan lalu (9/10/2019).

Tekanan yang dilakukan oleh Ankara melalui Operation Peace Spring memaksa Kurdi untuk menjalin persekutuan dengan pemerintah Suriah.

Komandan SDF Mazloum Abdi dalam tulisannya di Foreign Policy menyebut, dia tidak percaya dengan Damaskus maupun sekutunya, Suriah.

"Malah sejujurnya, sulit bagi kami percaya siapa pun. Namun jika diminta memilih antara kompromi dengan genosida rakyat kami, saya jelas memilih hidup rakyat," kata Abdi.

Abdi mengomentari keputusan Trump dengan menarik pasukan dari utara Suriah diibaratkannya sebagai "menusuk dari belakang".

Dalam kicauannya di Twitter, Trump menyatakan adalah keputusan pintar AS memilih tidak terlibat dalam operasi militer Ankara di perbatasan.

Setidaknya sekitar 785 orang yang diduga berafiliasi dengan ISIS melarikan diri dari kamp Ain Issa menyusul pemboman dari Turki.

SDF mengatakan, mereka menjaga sekitar 12.000 anggota ISIS di tujuh penjara, dengan 4.000 di antaranya adalah warga asing.

Berdasarkan laporan Observatorium untuk HAM Suriah (SOHR), lebih dari 50 warga sipil dan 100 tentara Kurdi tewas oleh serangan Ankara.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved