Demo Hari Ini

DAMPAK Demo Nepal Hari ini: Nomor Telepon Penting WNI cek, Tentara Jaga Jam Malam Kathmandu

Dampak Demo Nepal hari ini. KBRI kawal WNI. Berikut nomor telepon penting yang bisa digunakan Warga Negara Indonesia di Nepal.

Tayang:
Editor: Nia Kurniawan
YouTube CBS News via tribunnews
Dampak Demo Nepal hari ini. KBRI kawal WNI. Berikut nomor telepon penting yang bisa digunakan Warga Negara Indonesia di Nepal. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar terbaru Demo Nepal Hari ini, nasib para WNI dan keadaan darurat militer di  Kathmandu.

Ya, Demo Nepal menjadi perhatian khusus. Tanpa kecuali pemerintah Indonesia, KBRI kawal WNI. Berikut nomor telepon penting yang bisa digunakan Warga Negara Indonesia di Nepal.

TribunKalteng.com merangkum kabar terkini Demo Nepal dari washingtontimes, Rabu 9 September 2025. Tentara Nepal menjaga jalan-jalan ibu kota negara itu pada hari ini, masyarakat diminta tinggal di rumah.

Baca juga: Terbaru Demo Nepal, Harta Kekayaan Khadga Prasad Sharma Oli Sosok Perdana Menteri Nepal yang Mundur

Tentara bergerak demi memulihkan ketertiban setelah puluhan ribu pengunjuk rasa menyerbu dan membakar gedung-gedung pemerintah dan menyerang politisi.

Pasukan bersenjata yang menjaga area-area utama Kathmandu tampak memberikan sedikit rasa aman setelah kembali ke kota yang dilanda kekerasan dan kekacauan beberapa hari sebelumnya. 

Tentara memberi tahu warga tentang jam malam yang berlaku sembari memeriksa kendaraan dan orang-orang.

Ya, Militer memperingatkan Selasa malam bahwa pasukan keamanan berkomitmen untuk menjaga hukum dan ketertiban. 

Padahal, militer jarang dimobilisasi di Nepal dan awalnya tetap berada di barak karena polisi gagal mengendalikan situasi. 

Sebuah pernyataan militer menyatakan 27 tersangka penjarah telah ditangkap.

Akhirnya tentara melepaskan tembakan ke udara pada hari Rabu setelah para tahanan mengalahkan penjaga polisi dan mencoba melarikan diri dari penjara utama di jantung kota Kathmandu.

Balasannya para tahanan makin beringas, membakar gedung-gedung beserta sel dan pos jaga, serta mendobrak pintu masuk utama sebelum berhamburan ke jalan.

Para tentara berhasil menggagalkan upaya pelarian dan memindahkan para tahanan ke penjara-penjara lain. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Sebelumnya pada hari Selasa, protes semakin memanas ketika para demonstran membakar gedung-gedung pemerintah dan rumah-rumah politisi, serta menyerang beberapa pemimpin. 

Seiring meluasnya kritik terhadap elit politik negara, perdana menteri mengundurkan diri, meskipun tampaknya hal itu tidak banyak berpengaruh terhadap kerusuhan.

Hingga kini berita ini dibuat, puluhan ribu pengunjuk rasa masih turun ke jalan, memblokir jalan dan menyerbu fasilitas pemerintah. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved