Kabar Kalimantan

Hubungan Terlarang Kakak dan Adik Kandung di Kaltim, Kini Hamil 5 Bulan

hubungan terlarang kakak dan adik kandung di Kutai Timur, Kaltim, ini berbuah kehamilan sang adik yang masih duduk di bangku sekolah.

Hubungan Terlarang Kakak dan Adik Kandung di Kaltim, Kini Hamil 5 Bulan
kolase tribunpekanbaru
ilustrasi siswi melahirkan 

TRIBUNKALTENG.COM - Berawal dari paksaan lalu ketagihan, hubungan terlarang kakak dan adik kandung di Kutai Timur, Kaltim, ini berbuah kehamilan sang adik yang masih duduk di bangku sekolah.

Aparat kepolisian Polres Kutai Timur menangkap Romi (23) warga Desa Singa Gembara, Kecamatan Sanggatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (1/10/2019).

Romi ditangkap petugas karena telah mencabuli B (19) yang tak lain adik kandungnya sendiri hingga sang adik hamil lima bulan.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samodra mengatakan, kejadian berawal saat korban bercerita kepada kakaknya kalau ia sering di-bully di sekolah oleh temannya karena kondisi keluarganya yang kurang mampu.

Dari curhatan itu, berujung pada ajakan berhubungan badan yang dilakukan oleh Romi.

Tak Mampu Menahan Nafsu, Pengakuan Kakak Beradik Kandung Hubungan Sedarah yang Bikin Heboh di Luwu

Empat Pasang Bukan Suami Istri Terjaring Satpol PP Kapuas di Kamar Hotel

Heboh Pria yang Tewas Kecelakaan dan Telah Dimakamkan Itu Pulang ke Rumah, Ini Penjelasan Polisi

"Dia (B) sering curhat ke kakaknya. Karena curhatan itu secara terus-menerus, kakaknya mengajak berhubungan badan. Itu asal muasalnya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Awalnya, sambung Ferry, B dipaksa Romi untuk melakukan hubungan badan. Namun, jika korban menolak maka Romi tak membiayai sekolah B.

Karena takut tak dibiayai, akhirnya B pun menuruti apa yang dikatakan sang kakak.

Kemudian, sambung Ferry, berawal dari paksaan tadi, lama kelamaan keduanya pun saling suka dan melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri secara terus menerus.

Hubungan terlarang itu pun dilakukan berkali-kali sejak tahun 2018, dan terakhir keduanya melakukan hubungan pada September 2019.

Untuk mempetanggungjawabkan perbuatannya, Polres Kutim telah menahan Romi.

Kepada polisi Romi mengakui telah menyetubuhi adiknya dengan alasan suka sama suka.

Atas perbuatannya Romi dijerat Pasal 18 dan Pasal 82 UU nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (Zakarias Demon Daton)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved