Ensiklopedia

Film G30S/PKI, Komentar Milenial dan Adanya Rekonstruksi Visual yang Agak Dicomot

Bagi mereka yang lahir di bawah tahun 1990-an tentu pernah mengalami hal ini, nonton bareng bersama keluarga, saksikan film Pengkhianatan G30S/PKI di

Tayang:
Editor: Mustain Khaitami
Kolase Tribunkaltim.co
Sosok Arifin C Noer sutradara film Pengkhianatan G30S/PKI. Nah film ini diproduksi oleh Produksi Film Nasional yang kala itu dijabat Brigjen TNI Gufron Dwipayana, yang notabene sebagai orang kepercayaan dari Soeharto. 

Intisari film itu, menurut dia, menggambarkan aksi heroik pahlawan demi bangsa dan negara.

"Filmnya membuat saya terharu. Juga menyeramkan. Ada aksi bunuh tembak-tembakan. Jendral dibunuh begitu saja. Saya nonton sampai selesai," ungkap Siti.

Senada dengan milenial lainnya, Syarifah Gustika Mawarda, wanita kelahiran Balikpapan 15 Agustus 1999 ini mengaku sudah pernah menonton sekali dalam seumur hidup.

Itu pun, ujar dia, guru sekolahnya di SMP Negeri 22 Karang Rejo menugaskan sebagai mata pelajaran sejarah.

Waktu itu, sekolah Syarifah tidak pernah memfasilitasi menonton film bareng di ruang kelas, hanya ditugaskan mencari film G30S/PKI di internet.

"Ditugaskan untuk cari di Youtube. Film diunduh ke dalam flash disk. Disuruh simak apa cerita yang ada di film itu," ujarnya saat ditemui di situs cagar budaya meriam Jepang Markoni Atas, Kamis 27 September 2017.

Setelah menyaksikan film, Syarifah disuruh memprsentasikan di dalam ruang kelas, di hadapan para teman-temannya dan guru sejarah.

Kegiatan ini menjadi penilaian mata pelajaran sekolah.

"Saya sempat tutup mata pas ada adegan berdarah-darah. Jelas sekali darahnya. Tidak disensor," tutur Syarifah.

Saat ditanya mengenai isi kebenaran film G30S/PKI tersebut, Syarifah enggan beromentar.

"Saya tidak tahu apa itu memang benar atau tidak. Hanya bisa menonton saja. Terus saya ceritakan lagi di depan teman-teman sama guru," ujarnya.

Siapa sebenarnya, yang menggarap film di G30S/PKI itu?

Ya, sejarah telah mencatat, sutradara di film G30S/PKI ini adalah Arifin Chairin Noer atau yang biasa ditulis Arifin C Noer.

Secara trah produksi film itu, film Pengkhianatan G30S/PKI diproduksi oleh Produksi Film Nasional yang kala itu dijabat Brigjen TNI Gufron Dwipayana, yang notabene sebagai orang kepercayaan dari Soeharto.

Namun informasi setelah Presiden Soeharto tumbang dari kursi 'kerajaan' Republik Indonesia, terungkap, secara pribadi Arifin C Noer merasa gundah gulana, merasa terpukul sedih menjadi sutradara dari film G30S/PKI tersebut.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved