Kajian Islam

Soal Larangan Potong Kuku dan Bercukur Bagi Orang yang Berkurban, Simak Penjelasan Ustad Adi Hidayat

Bagi orang yang hendak berkurban, ada anjuran agar tidak memotong rambut atau kuku. Meski penjelasan atas masalah ini masih diperdebatkan para ulama.

Soal Larangan Potong Kuku dan Bercukur Bagi Orang yang Berkurban, Simak Penjelasan Ustad Adi Hidayat
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Minggu (11/8/2019) umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah.

Hari raya ini juga disebut sebagai hari raya kurban karena dilaksanakan penyembelihan hewan kurban seperti domba, sapi, kambing, hingga kerbau.

Bagi orang yang hendak berkurban, ada anjuran agar tidak memotong rambut atau kuku. Meski penjelasan atas masalah ini masih diperdebatkan para ulama.

Mengutip dari Tribun Jabar, (1/8/2019) yang melansir tayangan kanal youtube Ceramah Pendek kajian Ustadz Adi Hidayat Lc MA, ada (6/8/2017) silam, hukum larangan tersebut adalah sunnah.

"Apabila dilakukan mendapat pahala, tidak dikerjakan pun tidak menjadi dosa, hanya kehilangan pahala kebaikan," ujar Ustadz Adi Hidayat.

Bagaimana Hukum Kurban untuk Orang Sudah Meninggal Dunia? Begini Penjelasannya Menurut Ulama Mazhab

Pimpin Grup A, Timnas Indonesia Kontra Brunei Darussalam di Piala AFF U-18 2019 Sore Ini

PHK Massal Karyawan NET TV Trending Topic, Ternyata Begini Penjelasan Pihak Manajemen

Selain itu, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hikmah larangan tersebut jika dikerjakan berkenaan dengan keistimewaan pengampunan dosa.

Disebutkan Ustadz Adi Hidayat, faedah larangan tersebut ditujukan memberikan keistimewaan sekiranya Allah berkenan mengampuni orang yang melaksanakan kurban dari ujung rambut hingga ujung kukunya.

"Diminta untuk tak potong kuku khawatirnya saat dipotong dan terpisah dari yang lainnya belum di-istighfari," ujarnya.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, ketika Allah hendak mengampuni dosa hamba-Nya maka bagian anggota badan yang terpisah dari bagiannya akan menjadi saksi di akhirat.

Sementara di akhirat nanti di yaumul hisab, jawaban mulut dikunci maka imbunya, tangan dan kaki yang akan bersaksi dan berbicara.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved