Detik-detik Pratu Kreku Buang Senjata dan Bujuk KKB Serahkan Diri, Ini Videonya

Sebuah video prajurit TNI menangkap kelompok bersenjata, beredar. Di antaranya diunggah akun instagram @infokomando.

Facebook TPNPB/Tribunnews
Foto Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang terunggah melalui akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), memberikan pernyataan atas pembantaian puluhan pekerja PT Istaka Karya. 

Keduanya juga berkaca dari Merdekanya Timor Leste, membuat mereka yakin dapat bebas dari Indonesia.

Berikut empat pernyataan dari Terianus Satto dan Sebby Sambom:

1. Ingat bahwa Papua pasti akan merdeka, karena kebangkitan Nasional yang telah bangkit melalui Generasi muda Papua dan melakukan perjuangan yang gigi di era globalisasi ini Indonesia tidak akan mampu meredamkannya.

2. Ingat juga bahwa Pengalaman Timor Leste adalah Pelajaran yang berharga, karena setelah Papua merdeka kami akan cari orang asli Papua yang bikin Pemekaran Provinsi baru yang sebenarnya memberikan keuntungan hanya bagi Kolonial Indonesia.

3. Anda boleh kerja dengan Pemerintah Kolonial Republik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun ingat bahwa jangan korbankan hak hidup orang asli Papua.

4. Dan silakan ikuti perjuang anak-anak muda Papua, dimana berjuang dengan gigi dan dengan punuh sadar demi merebut kemerdekaan bangsa Papua. Hal ini tidak akan di block oleh Pemerintah Kolonial Republik Indonesia dan Papua pasti akan MERDEKA. Kami percaya dan berjuangan dengan iman teguh.

Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menerangkan bahwa TNI dan Polri selalu memantau aktivitas kelompok separatis di Papua.

TNI dan Polri sudah berkoordinasi untuk menangani tindakan dari kelompok pemberontak.

Sebelumnya, kontak senjata antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dengan aparat kembali terjadi di Nduga.

Melansir Antara, KKB terlibat kontak tembak dengan anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi di Mugi, Kabupaten Nduga , Rabu (20/3/2019).

Akibat kontak tembak dengan KKB tersebut, satu anggota Brimob gugur dan dua lainnya luka berat.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIT itu terjadi saat anggota sedang melaksanakan pengamanan bandara.

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin kepada Antara, Rabu, membenar terjadinya insiden yang menyebabkan meninggalnya satu anggota Brimob.

Memang benar ada kontak tembak antara anggota brimob dengan kkb hingga menewaskan satu anggota brimob dan dua anggota lain terluka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved