Detik-detik Pratu Kreku Buang Senjata dan Bujuk KKB Serahkan Diri, Ini Videonya

Sebuah video prajurit TNI menangkap kelompok bersenjata, beredar. Di antaranya diunggah akun instagram @infokomando.

Facebook TPNPB/Tribunnews
Foto Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang terunggah melalui akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), memberikan pernyataan atas pembantaian puluhan pekerja PT Istaka Karya. 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebuah video prajurit TNI menangkap kelompok bersenjata, beredar. Di antaranya diunggah akun instagram @infokomando.

Pada rekaman video, kelompok itu diamankan dari tengah hutan.

Mereka menyerah ke prajurit TNI dan langsung memberikan senjata api laras panjang ke petugas.

Akun @infokomando menuliskan keterangan bahwa kelompok yang ditangkap berhubungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Baku Tembak Anggota Brimob Vs KKB di Nduga Papua, 1 Anggota Gugur 2 Lainnya Terluka

Inter Milan Kalahkan Lazio Bisa Bantu AC Milan Masuk 4 Besar Liga Italia ke Liga Champions 2020

Lolos 4 Besar Piala Presiden 2019, Ini Cuplikan Gol Adu Penalti Persija Jakarta vs Kalteng Putra

Kelompok bersenjata menyerahkan diri tanpa ada letusan senjata api.

Prajurit TNI, Pratu Kreku, berhasil membujuk mereka dengan meletakkan seluruh senjata dan menjamin keamanan anggota KKB.

Tonton tayangannya;

Pratu Kreku berjalan mendekat ke arah kelompok bersenjata, sementara rekan-rekannya siaga untuk antisipasi kejadian paling buruk.

Melihat kenekatan Pratu Kreku akhirnya kelompok itu menyerahkan diri.

Ini Keterangan Lengkapnya;

Prajurit Raider Yonif RK 751/VJS dengan pangkat Prajurit Satu (Pratu). Bersama teman-temanya dia berhasil menyergap anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Bilkuis Kogoya yang membawa senjata api standar militer.

Peristiwa tersebut terjadi saat Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pam Rawan) yang bertugas di Pos Illu Kabupaten Puncak Jaya Papua melaksanakan penyergapan terhadap kelompok KKSB. Penyergapan dipimpin Danpos Lettu Inf Sukma.

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi, penyergapan berjalan dengan sukses dan berhasil membekuk tersangka Bilkuis Kogoya tanpa letusan senjata.

Bilkuis Kogoya membawa tas noken yang berisi HP, bendera Bintang Kejora dan sejumlah barang bukti (barbuk) lainnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved